Benarkah Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo Menjadi Momok Bagi Kepala Dinas Kota Probolinggo Sebagai Pengguna Anggaran

by
WhatsApp Image 2019-04-05 at 14.15.38

PROBOLINGGO, BrataPos.com – Perlu kami ingatkan bahwa Kepala Dinas Kota Probolinggo sangat berlebihan kalau takut menyerap Anggaran yang tentunya sudah direncanakan mulai dari sabang sampai merauke, dari Musrembang sampai ke DPRD Kota Probolinggo. Perlukah sebagai Kepala Dinas takut kepada Kejaksaan ? Jawabnya tidak perlu takut, Mengapa ?

UU Jasa dan Konstruksi Pasal 25 – 29 tidak ada yang mengatakan gagal bangunan, kurang volume, tidak spek tek adalah tindak pidana. Setelah melalui pemeriksaan BPK / APIP. Apabila ditemukan gagal bangunan, kurang volume, tidak spektek cukup mengembalikan kepada Negara dan permasalahan dianggap selesai.

Kemudian setelah diperiksa oleh BPK / APIP dikatakan tidak ada kerugian Negara, berselang 3 Tahun diketemukan oleh LSM bahwa ada kerugian Negara, siapa yang bersalah dan tentunya BPK / APIP yang di duga kurang teliti dalam pemeriksaan dan siapa pula yang menjadi korban dari permasalahan tersebut diatas ? tentunya Rekanan.

Karena tidak ada kesempatan lagi mengembalikan kerugian Negara. Jadi tidak benar bahwa Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo menjadi momok bagi Kepala Dinas Kota Probolinggo, maka seraplah Anggaran sesuai dengan rencana.

Apa solusi dari permasalahan tersebut diatas, tentunya Tugas DPRD dan DPR RI untuk merevisi UU Jasa dan Konstruksi.

Reporter   : Sugeng Arijanto

Editor        : Red

Publisher  : Redaksi

 

Facebook Comments