Categories
Bratapos Sumbagut Terbaru

Kasium Polsekta Kendal Masuk Rumah Sakit Dianiaya Pemabuk

KENDAL, BrataPos.com – Tindak kriminal bisa dipicu dan dipacu oleh beberapa faktor. Satu di antaranya oleh pengaruh dari konsumsi minuman keras (Miras).

Tidak bisa disangkal lagi peredaran dan perdagangan miras, menjadi keprihatinan semua pihak.

Miras telah menimbulkan keresahan dan kekhawatiran dalam kehidupan masyarakat, tak terkecuali di Kabupaten Kendal Jawa Tengah.

Akibat dari pengaruh minuman keras, Muhammad Yahya (54 tahun) warga Perum GPM Blok D No. 1 Kelurahan Langenharjo Kecamatan Kota Kendal, telah menjadi korban penganiayaan oleh laki-laki akibat mengkonsumsi miras. Muhammad Yahya Mengalami luka-luka yang cukup serius pada kaki dan punggungnya.

Saat ditemui Bratapos di RS dr. Soewondo Kendal, Minggu (31/3/2019), Muhammad Yahya mengatakan bahwa penganiayaan yang dialaminya bermula dari saat dirinya tengah berbelanja di toko swalayan Alfamart dan diberitahu oleh pelayan toko jika di depan toko ada pertengkaran.

” Saat itu saya hanya berniat untuk melerai pertengkaran, tapi rupa-rupanya si laki-laki tengah dipengaruhi oleh miras dan dengan penuh emosional dia malah menyerang saya dengan pukulan tangan dan menghantam saya dengan menggunakan plang besi tanda dilarang parkir “, terang Yahya.

Yahya melanjutkan bahwa peristiwa tersebut terjai pada Sabtu (30/3/2019) sekitar pukul 23.40, di halaman parkir toko swalayan Alfamart di Jalan Soekarno Hatta Desa Ketapang Kecamatan Kota Kendal.

Yahya menyampaikan bahwa setelah terlepas dari penganiayanya, dirinya melalui telepon, melaporkan kejadian yang menimpanya kepada pihak Kepolisian Sektor Kota (Polsekta) Kendal. Beberapa saat kemudian petugas resmob datang ke TKP dan langsung menangkap pelaku.

Menurut Yahya, setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku diketahui bernama Teguh Wahyu Wibowo alias Wowo (31 tahun) warga Gang Layur RT. 11/03 Kelurahan Patukangan Kecamatan Kota Kendal dan saat melakukan penganiayaan tengah dipengaruhi oleh miras yang ditenggak sebelumnya.  Saat ini pelaku ditahan di ruang tahanan Mapoksekta Kendal.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter jaga RSU dr.Soewondo, korban mengalami luka-luka pada kaki dan punggung sehingga harus menjalani rawat Inap.

” untuk memulihkan kesehatan karena luka-luka yang saya alami, saya harus menjalani rawat inap hingga benar-benar pulih “, kata Yahya.

Diketahui, Muhammad Yahya dalam kesehariannya bekerja sebagai Kepala Seksi Umum (Kasium) di Poksekta Kendal.

Reporter         : Dessy

Editor              : Nr

Publisher       : Redaksi