by

Memiliki Ribuan Pill Double LL Di Sidangkan Pengadilan Negeri Surabaya

SURABAYA, BrataPos.com –  Charles Budi Adi (25) terdakwa perkara peredaran narkotika, yang di sidangkan Pengadilan Negeri Surabaya. Selasa(19/03/2019). Sidang kali ini dipimpin oleh Dwi Winarko.SH.MH, yang bertindak selaku Ketua Majelis Hakim, dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Neldy D. SH. dari Kejari Surabaya.

Pemuda asal Jalan Dukuh Setro IX Tambaksari Surabaya, di dakwa melakukan tindak pidana memiliki pill double LL, untuk itu JPU Neldy SH menghadirkan saksi penangkapan guna di mintai keterangan dan menjelaskan kronologi kejadian.

Berawal penangkapan terdakwa dari informasi masyarakat bahwa ada peredaran Narkotika di kawasan jalan Jagir Sidosermo Wonokromo Surabaya.

Saat dilakukan penggeledahan di kamar kost petugas mendapatkan barang bukti berupa (1) satu karung yang berisi Pil Carnophen sebanyak 200 strip sejumlah 2000 butir dengan berat total (14.000) empat belas ribu gram, (1) satu buah mesin pres plastik, (1) satu buah timbangan elektrik besar, (1) satu buah timbangan gantung, (1) satu buah buku besar serta (1) satu bungkus besar berisi label yang bertuliskan Vitamin B1.

Memiliki Ribuan pill Double LL di sidangkan Pengadilan Negeri Surabaya

Juga ditemukan (1) satu buah kardus berisi Pil Duoble LL sebanyak 85,000 butir, (1) satu buah kardus berisi Pil Duoble LL sebanyak 80,000 butir, (1) satu buah dus sepatu berisi Pil Duoble LL sebanyak 10,000 butir, serta (1) satu ember plastik berisi Pil Duoble LL sebanyak 8,575 butir.

Selanjutnya penggeledahan dilanjutkan dikamar rumah terdakwa dijalan Cuwowo, Kapasmadya Surabaya dan di temukan barang bukti di belakang televisi dikamar terdakwa berupa (4) empat poket narkotika jenis sabu dengan berat masing-masing 3,47 gram, 0,56 gram, 0,43 gram, 0,34 gram, atau dengan berat total 5,06 gram, dan juga ditemukan (2) dua buku rekapan serta (1) satu buah kunci kamar kost.

Lantas terdakwa beserta barang buktinya diamankan guna penyidikan lebih lanjut, saat di interogasi terdakwa mengaku jika semua barang bukti tersebut adalah milik Nanang seorang narapidana di Lapas Porong peran terdakwa ialah sebagai seorang kurir atas perintah Nanang.

Semua keterangan yang diungkap saksi dibenarkan oleh terdakwa yang saat itu di dampingi tim kuasa hukumnya yakni Syamsoel Arifin. SH, dan Adi Chrisianto SE.SH, dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Orbit Indonesia.

Atas perbuatan terdakwa tersebut, JPU menjerat sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 112 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika dan pasal 196 UU RI No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

Reporter              : Bnd/Zs

Editor                    : Nr

Publisher            : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA