Tanah Negara di Ampel Gading, Sedianya Untuk Program Pembibitan Diduga Dibuat Ajang Bisnis

0
216

MALANG, BrataPos.com – Tanah Negara seluas 3 hektar yang terletak di kecamatan Ampel Gading, kabupaten Malang Jawa Timur disoal warga. Pasalnya tanah yang dikelola UPT pengembangan holtikultura diduga dibuat ajang bisnis sewa menyewa oleh seorang oknum pengelola kebun, (14/3/2019).

Seharusnya  tanah tersebut dibuat tempat pembibitan. Namun mirisnya, tanah tersebut dibuat sewa menyewa oleh seorang oknum pengelola dengan penggarap kebun yang bernama Aan.

Setelah di konfirmasi oleh Brata Pos, ia mengatakan, dana sewa lahan untuk setoran ke kantor. Karena, ia mendapat tekanan dari kantor UPT pengembangan benih hortikultura yang berada di Jalan Urip Sumoraharjo no 33 Kota Pasuruan Jawa Timur. Rumor yang berkembang, tanah itu disewakan sebesar Rp.7.500.000 per musim.

Lain lagi pengakuan Budiono, petugas kantor pembibitan di Ampel Gading. Dia mengatakan, ia mengelak bahwa tanah tersebut tidak disewakan, namun dibagi hasil kepada salah satu pihak pengelola.

Dari pantuan Bratapos di lapangan,  saat ini lahan tersebut ditanami kayu sengon dan singkong (ketela pohon). Dari hitung hitungan seorang warga yang enggan disebutkan namanya, lahan seluas 3 hektar itu bisa menghasilkan 12 truck ketela pohon per musim.

Namun yang terjadi saat ini, per musim hanya menghasilkan 3 truck. “Kalau mereka mengelak. Tidak menyewa melainkan bagi hasil itu janggal sekali. Coba dikalkulasi, kalau hanya panen 3 rit truck, pasti hasil lainnya dimanipulasi. Mestinya lahan seluas 3 hektar itu bisa menghasilkan 12 rit truck singkong,” ujar sumber tadi.

Reporter : Had/Al
Editor : jas
Publisher : redaksi

Facebook Comments