BUPATI Blora serius entas kemiskinan

0
114

Blora , Bratapos.com –  Djoko Nugroho Bupati Blora pimpin Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Data Program Kegiatan Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Blora di Ruang Pertemuan Setda Blora, Senin (18/2/2019).Rakor ini sebagai tindak lanjut dari kunjungan kerja Wakil Gubernur Jawa Tengah di Kabupaten Blora beberapa waktu yang lalu.

Sebagaimana diketahui bahwa tingkat kemiskinan Kabupaten Blora saat ini berada pada angka 11,90%, di peringkat 23 dari 35 Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Kemiskinan Kabupaten Blora masuk zona merah, karena lebih besar dari rata-rata Jawa Tengah di angka 11,32% dan rata-rataNasional9,82%.

“Saya tekankan kepada seluruh jajaran terkait, mulai dari OPD, Camat hingga Kades untuk sungguh-sungguh dalam penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Blora,” tegas Djoko Nugroho.

Untuk itu, dia minta kepada para Kades dan Camat untuk melakukan pendataan terhadap warga miskin yang ada di wilayahnya masing-masing, untuk kemudian akan diberikan bantuan Bedah RTLH yang berasal dari APBN, APBD, CSR Bank Jateng dan BAZNAS.

Bantuan Bedah RTLH dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Reguler APBN sebanyak 40 rumah, APBD Provinsi dan Kabupaten sebanyak 908 rumah, serta CSR Bank Jateng dan BAZNAS sebanyak 340 rumah.

Untuk DAK Reguler sebanyak 40 rumah akan diberikan kepada warga di Kelurahan Tambakromo, Cepu. Sedangkan bantuan Bedah RTLH yang berasal dari APBD Provinsi dan Kabupaten sebanyak 908 rumah diberikan kepada warga di 12 Desa Prioritas 1 dan 2. CSR Bank Jateng dan BAZNAS akan diberikan kepada masing-masing 10 keluarga di 34 Desa Prioritas 3.

BAZNAS Kabupaten Blora juga akan memberikan bantuan usaha produktif bagi masing-masing 10 keluarga di setiap Desa Prioritas 1 dan 2.

“Selain CSR Bank Jateng dan BAZNAS, saya minta kepada para Kades untuk dapat menyisihkan dana desa guna pendampingan usaha bagi warganya yang belum bekerja,” lanjut Bupati.

Djoko Nugroho juga menghimbau kepada tiap-tiap OPD di Kabupaten Blora untuk menjadi bapak angkat bagi 5 orang miskin dengan memberikan bantuan masing-masing sebesar 5 juta rupiah setiap tahunnya.

Berdasarkan laporan dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Ir. Reny Miharti M.Agr.Buss, bantuan dari Dinas Pertanian berupa benih padi dan benih jagung.

“Kita alokasikan bantuan benih padi sebanyak 25 kg per hektar dan benih jagung 15kg per hektar. Bantuan akan diberikan kepada kelompok-kelompok tani,” ungkapnya.

Di samping bantuan benih padi dan jagung, juga akan diberikan bantuan benih ikan sebanyak 10 ribu ekor dari Dinas Peternakan dan Perikanan.

Sekretaris Daerah dan Kepala Bappeda hadir mendampingi Bupati dalam rapat ini dengan diikuti oleh 11 OPD teknis terkait penanggulangan kemiskinan, seluruh Camat, Kades Desa Prioritas 1 dan 2, PD BPR Blora, PD BPR BKK, PDAM, BPE, BPH, BANK JATENG dan BAZNAS

Reporter : Sholihul Hadi

Editor : zai

Publisher : Redaksi

Facebook Comments