PN Gresik, Deklarasi Pencanangan Pembangunan Zona Integritas

290

GRESIK, BrataPos.com – Dalam rangka upaya Pembangunan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Nomor 52 Tahun 2014 di lingkungan Pengadilan Negeri Gresik.

Fransiskus Arkadeus Ruwe, SH., MH selaku Ketua Pengadilan Negeri Gresik menggelar Deklarasi Pencanangan Pembangunan Zona Integritas.

Acara dilaksanakan pada hari Selasa (26/2/2019) di Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Gresik. Acara yang bertema “Deklarasi Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani“, tersebut dihadiri oleh Jajaran Forkopimda dan pimpinan Instansi terkait.

Dalam acara ini juga dibacakan Ikrar yang dibacakan oleh Ketua Pengadilan Negeri Gresik dan diikuti oleh seluruh Pegawai di lingkungan Pengadilan Negeri Gresik, dan dilanjutkan Penandatangan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah bersih melayani oleh Ketua Pengadilan Negeri Gresik, Kapolres Gresik yang diwakili Waka Polres, dan Kepala Kejaksaan Negeri Gresik yang diwakili oleh Kasi Pidum.

IMG-20190226-WA0027

Dalam Sambutannya, Ketua Pengadilan Negeri Gresik Fransiskus Arkadeus Ruwe menegaskan, kepada segenap warga Pengadilan Negeri Gresik untuk dapat bekerja sama, dalam mewujudkan akreditasi.

Salah satu persyaratannya adalah, pecanangan zona integritas dan wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani di Pengadilan Negeri Gresik.

“Sejatinya rencana ini sudah ada sejak pendaftaran akreditasi yang lalu. Namun, belum mendapat respon. Sehingga baru bisa terealisasi saat ini,” katanya.

Disampaikan, yang menjadi perhatian bersama adalah manajemen waktu. Namun, pihaknya terus melakukan perbaikan. Salah satunya, membuat pelayanan terpadu satu pintu (PTSP). Hal ini dilakukan supaya memudahkan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, sistem PTSP juga menghindari terjadinya perbuatan korupsi di lingkungan pengadilan. Sejalan dengan harapannya. Yaitu, menjadikan Pengadilan Negeri ini bersih dan bebas dari korupsi.

“Ini akan menjadi cerminan kita bersama kedepan. Menciptakan pelayanan yang baik. Terhindar dari korupsi. Meskipun korupsi waktu,” ujar Fransiskus, kemarin.

Sementara itu, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menambahkan, untuk mencapai suatu kebaikan dibutuhkan komitmen seorang pemimpin. Yakni pemimpin yang disiplin, mengajak seluruh pegawainya untuk terus berbenah menjadi lebih baik.

“Kebersamaan menjadi salah satu persyarakat menuju prestasi. Kami atas nama pemerintah mengucapkan banyak terimakasih atas kebersamaan ini,” ujar Sambari dalam sambutannya.

Kemudian, peran media juga sangat penting. Paslanya, nasib suatu wilayah semua bergantung pada media. Kabupaten Gresik sering mendapatkan penghargaan mulai tingkat nasional maupun internasional juga berkat peran media.

Reporter : jml
Editor : nurdiana
Publisher : redaksi

Facebook Comments