Para Aktivis Senior Tanggapi Dan Kecam Keras, Statement Koordinator BPNT BRI Sampang

by
IMG-20190225-WA0095

SAMPANG, BrataPos.com – Senin (25/02/2019). Statement Koordinator BPNT BRI Sampang yang di release di media online berdampak luas, hingga berbagai elemen masyarakat yang tidak menerima atas pernyataan itu akan ambil langkah-langkah strategis sebagai pembelajaran ke depan agar tidak terulang kembali.

Abdul Azis Agus Priyanto, SH Ketua FGD Divisi Politik, Hukum&HAM angkat bicara, “Eksisitensi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) esensi dan hakekatnya dibutuhkan seiring dibukanya ruang dan peluang dalam tataran normatif,” tuturnya.

Dirinya juga  menambahkan, tidak sedikit yang sudah dilakukan serta berkontribusi sebagai bentuk dan wujud konkrit partisipasi masyarakat.

“Dalam pembangunan daerah khususnya di sampang, sebagai salah satu contoh yang dimotori Forum Gardu Demokrasi (FGD),” ujarnya.

Sampang dalam Program/Kegiatan Bantuan Sosial Listrik bagi warga yang masuk kategori Rumah Tangga Miskin (RTM) dan Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM).

Langkah selanjutnya mendorong dan mengajak semua elemen yang merasa eksistensinya diusik untuk melaporkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH).

“Baik secara bersama-sama ataupun Class Action, dengan tuduhan Pencemaran nama baik sebagaimana diatur dalam pasal 310 KUHP,” tegasnya.

Bukan hanya Abdul Azis Priyanto S.H, Sony Firmansyah S.H aktivis muda yang selama ini terdiam kini, ia juga ikut angkat bicara,

“Apa yang dikatakan saudara Agus Budiono bahwa LSM “buktabuen” yang hanya mementingkan isi perut sangat menyakiti hati semua LSM di Kabupaten Sampang,” katanya dengan nada lantang,

Pada umumnya, bahwa tidak semua LSM memiliki citra buruk seperti apa yang dituduhkan oleh saudara Agus Budiono, itu hanya ulah segelintir.

“Masih banyak LSM yang masih memegang teguh prinsip baik, kritis lantang bersuara kebenaran, profesional, independen dan solutif,” ujarnya.

Barisan LSM mengutuk keras pernyataan tersebut, dan akan menempuh jalur hukum, tambah Sony dengan nada keras karena ini adalah pelecehan, tanggapnya.

Disisi lain Bustomy sebagai Komandan II Ormas Bela Negara mengecam keras dengan stetmen yang di lontarkan oleh Agus Budiono. Dan menyikapi adanya dugaan pencemaran nama baik yang di tujukan ke aktifis (LSM).

“Bustomi Dari ormas bela Negara kabupaten sampang pun angkat bicara. Tidak pantas sekali dan tolong segera minta maaf,” pintanya.

Apalagi orang itu mengatakan semua LSM, bisa-bisa nanti menyesal. “kami tunggu segera pernyataan minta maafnya orang itu dengan membuat penyataan terbuka lewat video permintaan maaf kepada LSM,” imbuhnya.

Kalau tidak, maka kami akan laporkan atas tuduhan pencemaran nama baik LSM, pintanya dengan tegas.

Intinya GPN dan ORMAS BELA NEGARA (BPBN) besok akan ke Bank BRI mau bertanya LSM mana dan SEBUTKAN.

“Kalau tidak bisa menyebutkan berarti orang ini telah melakukan percemaran nama baik ke semua LSM yang ada di Kabupaten Sampang,” ujarnya.

Reporter : ryn/far

Editor : jas

Publisher : redaksi

Facebook Comments