by

Jurnalis Pamekasan Kembali Lakukan Aksi, Minta Pencabutan Remisi Susrama

PAMEKASAN, Bratapos – Jurnalis Pamekasan, Madura, Jawa Timur mendesak Presiden Jokowi, agar mencabut kebijakan remisi terhadap Susrama.

Remisi tersebut diterima oleh I Nyoman Susrama, otak kasus pembunuhan berencana, terhadap Prabangsa, salah satu jurnalis Jawa Pos, Radar Bali.

Frengky Wirananda, salah satu koordinator Jurnalis Bintang 9 mengatakan bahwa aksi solidaritas tersebut dilakukan, agar Presiden Jokowi mencabut kebijakan remisi yang diterima oleh Susrama.

“Karna menurut kami, remisi tersebut kurang matang, dimana Susrama ini, selain menjadi otak pembunuhan, ia juga sudah menghalang halangi tugas jurnalis untuk mencari berita,” terangnga.

Ia menambahkan, sesuai dengan fakta di pengadilan Denpasar, korban dibunuh karena sering memberitakan proyek – proyek milik adik dari pejabat penting.

“Jadi, kami memohon kepada Presiden Jokowi agar mencabut remisi tersebut,  karna itu sangat menyakitkan dan melukai bagi kami sesama insan jurnalis, kami memberikan deadline waktu secepatnya, minimal dalam tahun ini kepada Bapak Presiden Jokowi, agar remisi itu harus segera dicabut, karna apa, jika hukuman yang mulanya seumur hidup menjadi 20 tahun, maka dalam waktu dekat Susrama akan bebas,” harapnya Ferngky Wirananda.(Anton).

 

REKOMENDASI UNTUK ANDA