Residivis Maling Sapi, Dihadiahi Timah Panas Oleh Team Cobra Polres Lumajang

by
maling sapi

LUMAJANG, BrataPos.com –  Satu Residivis maling sapi kali ini sudah mulai terkuak dan ditangkap oleh Team Cobra Polres Lumajang, di Dusun, Karangsari Desa Karanganyar, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Selasa malam (22/1/2019).

Pelaku Curwan kali ini diketahui atas nama Abdul Aziz  (22) Warga Dusun Karang Panas, Desa Sukorejo, Kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang. Menurut Catatan Polisi, pelaku Abdul Azis bukan sekali ini saja melakukan perbuatan yang sama.

“Sebelumnya, pernah ditangkap karena masalah yang sama yaitu perkara pencurian sapi TKP Kunir di tahun 2015 (Vonis hukuman 1,5 th) dan Perkara Penganiayan pada tahun 2017 TKP Desa Wotgalih Kecamatan Yosowilangun (Vonis hukuman 1,5 th ),”  tegas Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban melalui pesan WahtsAps, Rabu (23/1/2019).

Dan Kapolres menerangkan, bahwasanya dalam aksi tersebut Abdul Azis sempat tertangkap basah oleh warga setempat, tapi dalam kelihaian seorang Residivis ini bisa lolos dan kabur lagi.

“Selanjutnya pelaku Abdul Aziz berusaha bersembunyi di pekarangan belakang rumah warga atas nama Slamet. Sedangkan pemilik rumah dari Slamet tersebut,  terdengar suara aneh dibelakang rumahnya, dan pihaknya dengan segera menghubungi Anggota dari Team Cobra, yang kebetulan pada saat itu ada didekat rumahnya untuk menggrebek Abdul Azis,” lanjut Kapolres.

Abdul Azis panik dan berusaha melawan dengan melempar batu kearah warga. Sehingga mengharuskan Tim Cobra menghentikan usaha dia untuk melarikan diri, dengan melayangkan timah panas kearah kaki Abdul Azis.

Dan pelaku segera dibawah ke Mapolres Lumajang, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya di depan hukum dan setelah melalui proses penyidikan, Abdul Azis ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Lumajang sempat heran, karena pelaku diketahui sudah sering kali keluar masuk penjara, namun tersangka yang satu ini sepertinya tidak merasakan kapok/jera.

“Kami selaku aparat penegak hukum memberikan tindakan tegas kepada tersangka agar jera dan tidak mengulangi perbuatannya, terlebih lagi tersangka saat itu nampak membahayakan masyarakat, dalam upanyanya untuk melarikan diri tetapi hal tersebut sia – sia. Sekarag dia harus meringkuk di dalam sel tahanan menggunakan baju tahanan,” tukas Kapolres.

Dalam perkara ini, tersanga akan dijerat dengan pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman kurungannya kurang lebih 7 penjara tahun,”

Reporter              : Team/shelor/SuaraLp KPK Group Bratapos

Editor                    : Jamal S

Publisher             : Redaksi

Facebook Comments