by

Tjuk Hariyono, Putuskan Bebas Karena “Nyeboki”

SURABAYA, BrataPos.com – Sidang lanjutan dugaan melakukan tindak pidana pencabulan terhadap seorang anak dengan terdakwa Sukisno, dengan agenda bacaan duplik yang lakukan oleh kuasa hukum terdawa. Kamis (03/01/2019) di Pengadilan Negeri Surabaya.

Persidangan kali ini dilaksanakan di ruang sidang Garuda 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, dengan terdakwa Sukisno yang di dampingi oleh kuasa hukumnya yaitu Tjuk Hariyono SH dan Imam Sjafii SH.

Dalam dupliknya, tim kuasa hukum terdakwa tidak sepaham mengenai tuntutan pidana yang dituduhkan kepada terdakwa, karena yang terbukti dalam persidangan hanya ada menyeboki, dan tidak ada niat ataupun mencuri kesempatan untuk berbuat jahat terhadap anak tersebut.

Dalam kesempatan itu juga Tjuk Hariyono yang menjadi kuasanya terdawa menegaskan, fakta-fakta di persidangan memang benar telah terjadi perbuatan “nyeboki” yang dilakukan terdakwa pada saksi korban, Penyebabnya adalah karena saksi korban meminta diceboki dengan cara teriak-teriak kepada terdakwa, tegasnya.

Baik terdakwa maupun saksi korban tidak ada yang dirugikan dan hubungan anak asuh, dan bapak asuh masih terjalin baik, tambahnya Tjuk Hariyono SH didampingi Imam Sjafii.

Sementara, Imam Sjafii SH juga menegaskan, bahwa tempat kejadian perkara (TKP) di tempat terbuka (tempat umum), sebelah kiri dari rumah kontrakan ada toko dan berhadapan dengan warung kopi, terdakwa tidak melakukan pencabulan hanya menceboki atas permintaan saksi korban, katanya.

Tim kuasa hukum memohon kepada majelis hakim yang mengadili perkara ini berkenan memutuskan menyatakan terdakwa Sukisno tidak bersalah dan tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan pidana, sebagaimana yang didakwakan dalam pasal 82 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, dan menyatakan terdakwa Sukisno dibebaskan dari dakwaan dan tuntutan JPU.

Hakim ketua Dwi Purwadi yang memimpin jalannya persidangan, mengungkapkan, putusan atas terdakwa Sukisno akan dilanjutkan pada Kamis (17/01/2019) mendatang, terdakwa masih tetap dalam tahanan, cetusnya.

Reporter : Bnd/Zs

Editor : Nurdiana

Publisher : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA