Tragedi Viaduk 9 November Tak Kunjung Ada Tersangka, RSM Menggugat

by
WhatsApp Image 2018-12-21 at 21.02.38

SURABAYA, BrataPos.com – RSM sudah tiga kali akukan aksi protes terhadap pihak kepolisian dan juga melayangkan surat Pengaduan masyarakat (Dumas) yang di layangkan beberapa waktu lalu oleh Rakyat Surabaya Menggugat (RSM) kepada pihak kepolisian Polrestabes Surabaya.

Terkait tragedi 9 November yang menghilangkan 3 nyawa serta belasan luka luka di Viaduk (Viaduct) jl Pahlawan Surabaya hingga kini belum menuai hasil, pihak kepolisian masih ragu dalam menentukan tersangka atau pihak yang bertanggung jawab atas terjadinya tragedi pada peringatan 10 November hari Pahlawan. Kamis (20/12/2018)

Setelah Aksi yang ke tiga kalinya ke Polrestabes Surabaya Rakyat Surabaya Menggugat (RSM) di persilahkan menemui pihak Penyidik yang menangani proses penyelidikan Akp Agung Kanit Jatanras yang ditemani oleh Kompol Fathoni menerima dengan baik para delegasi peserta aksi.

Merasa bertanggung jawab dengan apa yang di kerjakan, Agung sebagai Kanit yang menangani perkara ini memberikan beberapa penjelasan kepada para delegasi aksi di ruang meeting. dalam penjelasannya, pihak polisi merasa sudah melakukan tugasnya, meskipun tidak ada laporan yang masuk sebab secara spontan yang dilihat oleh kepolisian adalah terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan 3 orang meninggal dan 13 luka luka. dari hasil pemanggilan 23 saksi selama ini masih dilakukan proses penyelidikan.

Menurut AKP Agung setelah proses penyelidikan akan di tingkatkan menjadi penyidikan, Kami sudah memanggil sebanyak 23 saksi selama ini, baik dari pihak Panitia, Kereta Api, dan juga pihak yang terjatuh. kenapa hingga detik ini masih belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka, karena kami masih melakukan penambahan waktu yang seharusnya proses penyelidikan selama 14 hari di tambah 30 hari dan hari ini kamis memasuki hari yang ke 39 jadi kurang 5 hari lagi keputusannya untuk menindak lanjuti ke proses Sidik, tuturnya.

WhatsApp Image 2018-12-21 at 21.02.37

Jadi kami bukan hanya interveuw atau omong omongan saja, tapi juga membuat berita acara pemyelidikan, jadi hendaknya rakyat Surabaya bersabar dulu, jangan sampai kami di anggap lambat, kami hanya perlu waktu, terang Akp Sugeng Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya.

Dalam hal ini Rakyat Surabaya Menggugat (RSM) melalui juru bicaranya mengatakan, Panitia tidak melibatkan unsur keamanan dalam mempersiapkan stabilitas keamanan dan penguraian jalan di saat Technikal meeting, bahkan panitia tidak berkordinasi dengan pihak KAI, seharusnya panitia berkordinasi dengan beberapa unsur, seperti Dinas kesehatan, Linmas, Satpol PP, Kepolisian dan masih banyak lagi yang harus dilibatkan. jika ini di lakukan oleh Panitia, saya yakin tidak akan terjadi hal yang tidak di inginkan. paling tidak, mengurangi resiko, Ucap jubir Rakyat Surabaya Menggugat.

jadi saya kira sudah jelas. di sini telah ada kelalaian dari pihak panitia yang seharusnya lebih mempersiapkan diri agar event yang memiliki nilai sejarah ini dapat terselenggara dengan baik. sebab berkaca pada event event sebelumnya yang d sutradarai Sam Abd Pareno, semua umsur di libatkan, bahkan keretanya pun yang melintas di Viaduk adalah kereta jaman dulu.

Reporter : Bnd

Editor : Jamal Sintaru

Publisher : Redaksi

Facebook Comments