Lakukan Penggelapan, Mamik Safa’ati Hanya Divonis 1,3 Tahun

0
252
keterangan foto : terdakwa bersama jaksa menuju ruang tahanan usai menjalani sidang/jml

GRESIK, BrataPos.com – Pengadiln Negeri (PN) Gresik menggelar sidang perkara penggelapan dengan agenda putusan (vonis) dengan terdakwa Mamik Syafa’ati warga Simorejo I, No. 6, Rt.001 Rw.002, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya. Telihat  terdakwa duduk di kursi pesakitan menunduk sambil mendengarkan pembacaan amar putusan dari majelis hakim, kemarin (20/12/18).

Wanita umur (47 tahun) itu diputus bersalah oleh ketua majelis hakim Agung Ciptoadi yang memimpin sidang.

Dalam amar putusannya terdakwa telah melakukan penggelapan pada korban Lilie Haryono atas pembelian rumah yang terletak di Perum Alam Mukti Indah Desa Sidomukti Kecamatan kebomas Kabupaten Gresik dengan harga 115 juta. Namun SHM yang seharusnya diterima pada saat pembelian pada korban mala di gelapkan oleh terdakwah Mamik Syifa’ati.

“Mengadili terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan penggelapan sesuai dengan pasal 372 dan menjatuhi hukuman 1.3 tahun penjara,” cetusnya.

Meski dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tidak pidana tersebut. Namun terdakwa Mamik tidak dijerat dengan sanksi pidana maksimal.

Pertimbangan hakim bahwa  terdakwa mengakui perbuatannya dan terdakwa tidak pernah di hukum serta terdakwa dalam persidangan berbuat sopan dan juga tidak berbelit-belit dalam pemeriksaan waktu persidangan.

Adapun putusan tersebut dinilai lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Alivin N Wanda dari Kejari Gresik yang sebelumnya menuntut terdakwa selama 2 tahun penjara.

Namun demikian Terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Alivin N Wanda menyatakan terima atas putusan hakim. Dengan begitu putusan hakim berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

Reporter : jml

Editor : Zaibi

Publisher : Redaksi

Facebook Comments