by

Hero Bijak Dalam “Mobile Legends” Untuk Pamekasan Hebat

PAMEKASAN, BrataPos.com – sosok hero yang akan membawa pamekasan pada slogan “Rajjhe, Bejjre, tor Parjhuge”, dengan sebuah konsep “tak notop parembeghen”, Baddrut Tamam akan mencapat puncak kemenangan, karena Pamekasan hebat itu merupakan cita-cita Badrut Tammam Bapak Bupati Pamekasan.

Dalam game yang sempat viral saat ini, yang digemari oleh semua kalangan baik anak-anak dan dewasa, Mobile Legend bukanlah lagi permainan yang asing, sampai-sampai game tersebut menjadi sebuah turnamen besar disetiap negara.

Pamekasan akan mencapai kekuatan jika secara perlahan dan telaten membunuh menion lawan, dan akan bertambah kekuatan dengan membunuh monster yang berdiri tegak menunggu sebuah sentuhan dari hero star.

Tidak hanya sebatas itu saja, secara perlahan sistem menuju sebuah Pamekasan hebat sang hero harus juga bermain cantik dengan cara saling gotong royong dan saling bekerja sama antar hero yang lainnya, untuk menumbangkan torent-torent musuh yang dilingkari oleh sinar merah penyedot nyawa kekuatan.

Bekerja sama dengan masyarakat, jalan satu-satunya untuk mencapai sebuah puncak kemenangan dan mampu menghancurkan torent utama lawan.

Tank dan Fighter adalah hero yang selalu menjadi korban, karena selalu berada dibarisan pertama untuk menghancurkan lawan, disitulah pamekasan juga membutuhkan hero marksman dan hero support serta mage (Magic Damage) untuk ikut membantu serangan lawan terhadap hero utama (Tank).

Setelah tingkat kekuatan kita bertambah, level sudah mulai memuncak sampai 15, dan hero lawan mulai berguguran, kita tinggal membersihkam menion lawan di line dan bersama-sama menghancurkan Monster (Robot) terbesar yang akan menjadi pembantu, Monster yang selalu diperebutkan untuk mendampingi langkah guna mencapai sebuah kemenangan.

Dengan bersama-sama berperang (War), akan mempercepat menumbangkan Torent utama musuh sebelum nyawa musuh kembali aktif untuk melakukan perlawanan.

Pamekasan yang sampai saat ini menjadi sebuah pusat koordinasi Wilayah di pulau madura, terkadang tidak mampu memfungsikan hero pada tempat, sehingga tupoksi dari setiap pemerintah dikabupaten Pamekasan, bisa dikatakan tidak singkron, dan selalu kebobolan atas pencurian torent, atau lemahnya konsep dan pemikiran harus mengorbankan masyarakat atau menion yang berbaris ingin menikmati sebuah hura-hura kemenangan.

Maka dari itu untuk mencapai sebuah kemenangan Pemerintah juga harus bekerjasama dengan masyarakat, libatkan masyarakat, tokoh ulama, pemuda dan semua unsur elemen, untuk mencapai Torent Pamekasan Hebat.(Anton/lutfieady)

REKOMENDASI UNTUK ANDA