Presiden Bagikan 6000 Sertifikat PTSL Pada Warga Kota Tangerang

0
60

KOTA TANGERANG, BrataPos.com -Masyarakat Kota Tangerang menerima Sertifikat Tanah Sistem Lengkap (PTSL) Tahun 2018 yang dibagikan secara simbolis oleh Presiden H Ir Joko Widodo, Minggu (4/11/18) pukul 11.WIB siang di Area Sogo Alam Sutra, Panunggangan, Kota Tangerang – Banten.

Kehadiran Presiden Jokowi dalam rangka membagikan sertifikat Tanah di Kota Tangerang didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto, Gubernur Banten H Wahidin Halim, Walikota Kota Tangerang H Arife Wismansyah, H Sachruddin, Kepala BPN Provinsi Banten Andi Tanri Abeng, Kepala BPN Kota Tangerang Candra Genil, dan Walikota Tangerang Selatan Airin Rahmini Diany.

BPN Kota Tangerang mengundang masyarakat Penerima Sertifikat di datangkan dari seluruh Kelurahan Kota Tangerang, sudah rapi menanti pembagian sertifikat secara simbolis oleh Presiden Jokowi.

Mentri Agraria Sofyan Jalil dalam sambutannya mengatakan, Tahun 2019 Tanah di Tangerang akan semua di sertifikatkan, agar tidak ada lagi konflik, sengketa masalah tanah.

Tahun 2018 Target sertifikat 7.000.000 bidang tanah dan 2019 sebanyak 9.000.000 bidang di seluruh Indonesia agar konflik tanah berkurang.

“Tanah yang telah bersertifikat bisa di gunakan agunan usaha di Bank Pemerintah dengan bunga yang rendah, jangan ke rentenir lagi,” ucap Sofyan.

Penerima perwakilan dari warga Kota Tangerang sebanyak 12 orang menerima langsung dari Presiden Jokowi.IMG-20181104-WA0039Jokowi dalam sambutanya mengatakan selama 2 hari di Banten, ini merupakan rentetan kegiatan yang telah masuk dalam rutenya, mohon maaf jika waktu mundur karna banyak agenda yang ia kerjakan melonceng dari jadwal.

Disamping itu Presiden Target 7.000.000 sertifikat tahun 2018 akan di tingkatkan tiap tahun sehingga 126.000.000 bidang tanah bisa tercapai di seluruh Indonesia.

“Saya mendapati sengketa lahan di mana-mana kunjungan saya, saya telah berkunjung ke 80 % Kota/Kabupaten di Indonesia,” tuturnya.

Percepat proses Sertifikasi agar sengketa bisa di hindari, 1 Tahun BPN hanya mampu selesaikan 500.000 sertifikat. Sehingga dengan program ini proses percepatan sengketa lahan bisa di hindari.

“Jika sertifikat mau di agunkan ke Bank, gunakan sebaiknya, agar menjadi produktif berguna bagi keluarga dan usaha investasi,” papar Jokowi. (Soleh/Hartono)

Facebook Comments