Pesta Sabu, Pasutri Asal Lamongan Dijatuhi Hukuman Setimpal

0
95
kedua terdakwa saat mendengarkan bacakan putusan. (fto/jml)

GRESIK, BrataPos.com  РTerbukti menguasai dan memiliki narkotika jenis shabu-shabu. Pasangan suami istri (Pasutri) Muhamad Zainul Arifin (22) dan Fitri Nurhayuningtiyas (23) keduanya warga Dusun Girik kecamatan Ngimbang, Lamongan di vonis dengan hukuman penjara selama 4 tahun 8 bulan.

Tidak hanya itu, kedua terdakwa juga diharuskan membayar denda sebesar Rp. 800 juta dengan ketentuan jika denda tersebut tidak dibayar diganti dengan hukuman penjara selama 3 bulan.

Dalam amar putusanya, Majelis hakim yang diketuai Lia Herawati menyatakan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 112 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009.

“Menghukum terdakwa dengan hukuman 4,8 tahun denda 800 juta subsidair 3 bulan penjara,” tegas Lia saat membacakan putusan kemari, (16/10/2018).

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU Syarif  Hidayat yang menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama 7 tahun dan denda 800 juta subsidiar 3 bulan 3 penjara.WhatsApp Image 2018-10-16 at 21.38.43 (1)Pasutri itu ditangkap oleh polisi dirumah kosnya di Kramat Inggil pada 12 Maret 2018. Keduanya ditangkap saat akan melakukan pesta SS.

Waktu itu, Putri (DPO) menghubungi terdakwa Fitri mencarikan SS untuk dikosumsi bersama. Kemudian, fitri meminta suaminya untuk mencarikan benda haram tersebut.

Setelah didapat, ketiganya lalu pesta SS, dirumah kos kedua terdakwa. Selang beberapa jam, pasutri tersebut di tangkap beserta BB SS sisa kosumsi seberat 1.6 gram ditimbang besera pipetnya dan satu poket SS 0,18 gram. (jml)

Facebook Comments