by

LP-KPK Jatim, Gelar Penggalanagan Dana Korban Gempa Palu

PASURUAN, BrataPos.com – Peduli terhadap korban bencana Gempa Bumi dan Tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (sulteng). Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LPKPK) Komda Jatim dan Gabungan Komcab Pasuruan, Surabaya. pagi sekitar pukul 09.30 Wib gelar aksi galang dana untuk saudara kita yang sedang dilanda musibah.

Aksi ini di gelar di perempatan lampu merah Jalan Raya Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Selain itu aksi sosial itu dilakukan dengan berbekal kardus bertuliskan peduli gempa dan tsunami Palu, Donggala dan Sumenep. Minggu, (14/10/2018).

Zaibi Susanto SH, MH Selaku Dirut LBH LPKPK Jatim dan saat itu turun langsung ke jalan untuk penggalangan dana mengatakan, aksi tersebut adalah bentuk kepedulian terhadap korban gempa di Palu.

“Penggalangan dana kita lakukan, ini adalah salah satu bentuk keprihatinan kita kepada saudara-saudara yang ada di Palu dan Donggala yang terkena bencana Gempa Bumi Dan Tsunami pada Jumat 28 September 2018 lalu. Kepada yang telah menyumbang, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujarnya disela kegiatan.

Aksi solidaritas ini mendapat apresiasi dari Ketua LPKPK Komda Jatim Heri Susanto,SE. Dirinya sangat mengapresiasi kegiatan ini adalah aksi solidaritas dan bentuk kepedulian terhadap sesama dan ingin membantu serta mengurangi beban saudara kita yang terkena bencana di Palu dan Donggala, ucapnya.WhatsApp Image 2018-10-14 at 16.51.59Di samping itu, salah satu pengguna jalan yang melintas juga turut partisipasi kegiatan yang dilakukan oleh Lembaga LPKPK. Semoga aksi ini mendapat berkah, dan bagi warga yang membantu dapat meringankan beban korban bencana.

“Kita juga berdoa semoga bantuan dari aksi solidaritas ini bernilai ibadah di sisi Allah SWT,” kata Rini wanita cantik pengendara mobil.

Seperti diketahui, gempa bumi magnitudo berkekuatan 7,4 dan Tsunami melanda Palu dan Donggala, pada Jumat sore (28/9/2018) pukul 18.02 WITA. Akibat gempa bumi dan Tsunami tersebut menyebabkan ratusan korban meninggal dunia dan luka-luka. (red)

REKOMENDASI UNTUK ANDA