Jadi Tersangka, Bupati Malang Tetap Tegar Saat Pimpin Upacara

0
341

MALANG, BrataPos.com – Percaya diri, tetap tegar dan tampil gagah. Kesan yang tersirat saat awak media mendapati performa seorang Rendra Kresna.

Bupati Malang ini menjadi pemimpin upacara peringatan hari jadi Provinsi Jawa Timur ke-73 di Pendopo Agung Kabupaten Malang Jumat (12/10/2018). Yang bertindak sebagai komandan upacara camat Wajak Nur Fuad Fauzi.

Rendra Kresna seakan tampil lugas, tak ada sedikitpun guratan wajahnya menampakkan ketegangan di hadapan sejumlah ASN, TNI/Polri. Mantan politisi Golkar yang kemudian menyeberang ke NasDem ini sejenak melupakan prahara yang sedang menimpa kekuasaannya. Rendra juga menegaskan roda pemerintahan Kabupaten Malang harus terus berjalan normal.

Dalam ramah tamah, Bupati dua periode ini seakan alpa jika wilayah kekuasaan hampir sepekan diobok – obok KPK. Sejumlah anak buah Agus Raharjo ini tanpa permisi menggeledah dua rumah yang selama ini menjadi istananya.

Rumah dinas dan rumah pribadinya.Tak lama berselang, orang nomor satu di Kabupaten Malang ini dijadikan tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi DAK 2011 dan kasus korupsi yang nilainya fantastasi Rp 7 M.

Dalam kasus ini, Rendra tak sendirian. Seorang pengusaha asal Malang berinisial AM, juga diduga terlibat. Jika tidak ada mukjizat, Rendra bakal menyusul kolega dekatnya, Edy Rumpoko dan Haji Anton yang sudah lebih dulu diciduk KPK. Akhirnya, Malang Raya praktis kehilangan tiga sosok pemimpin.IMG-20181013-WA0012Lain dari itu, sejarah telah mencacat, perahu bernama Pemerintahan Jawa Timur ini melakukan pelayaran perdana pada tanggal 12 Oktober 1945. Nahkodanya Raden Mas Tumenggung (R.M.T) Soerjo.

Momentum inilah yang disepakati sebagai Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, kemudian dikemas dalam Peraturan Daerah (PERDA) Nomor 6 Tahun 2007 tentang Hari Jadi Provinsi Jawa Timur.

Tema perayaan tahun ini adalah “Makmurkan Jawa Timur Melalui Industri UMKM Berbasis Digital”. Dalam arahannya Rendra mengatakan tema tersebut memformulasikan sebuah tekad dan semangat dalam membangun ekonomi berbasis digital, agar mampu tumbuh inklusif dan berkelanjutan dengan fokus pada segmen Industri UMKM.

Situasi gegap gempita hari jadi Jawa Timur dirayakan ditengah suasana duka. Gempa dan tsunami di Donggala Lombok, dan daerah lain.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Malang mengucapkan Hari Jadi TNI ke-73. Kami juga turut berduka kepada saudara-saudara kita yang tertimbah musibah gempa bumi,” ucap Rendra Kresna seraya membatin.

Gubernur Jawa Timur, Soekarwo menitip sebuah harapan. Semoga hari jadi Provinsi Jawa Timur, menjadi momentum kebangkitan e-commerce (perdagangan elektronik) dan ekonomi digital untuk mampu bersaing dan mandiri dalam membangun ekonomi di tengah kondisi global. (Ardian)

Facebook Comments