Bawaslu Pamekasan Hadirkan Pelapor Dan Terlapor Dalam Sidang Gugatan 2 Caleg Pendamping Desa Lolos DCT

0
68

PAMEKASAN, Bratapos.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) kabupaten Pamekasan menghadirkan pelapor dan terlapor, dalam sidang lanjutan kasus sengketa dua orang Caleg atas dugaan pelanggaran administrasi tercatat aktif sebagai Pendamping Desa (PD), yang diloloskan sebagai calon tetap (DCT) Pileg 2019 oleh KPU Pamekasan Madura, Jawa Timur. Jumat, (12/10/2018).

Sidang yang digelar sekira pukul 08.30 wib ini, Pelapor dalam sidang dimintai bukti-bukti dan saksi-saksi mengenai dugaan pelanggaran adaministrasi dua caleg yang diloloskan oleh KPU.

Saat memberikan keterangan dan bukti-bukti dugaan pelanggaran, Bawaslu meminta pelapor untuk bersumpah bahwa pelapor ini benar-benar tidak ada pihak yang menyuruh.

Sidang kali ini merupakan agenda sidang lanjutan yang ketiga kalinya digelar oleh bawaslu Kabupaten Pamekasan di kantor Bawaslu Pamekasan, Jl Segara nomor 66. Agenda sidang adalah pembuktian pemeriksaan bukti-bukti saksi-saksi dan ahli-ahli.

“Bawaslu juga akan mendatangkan ahli hukum untuk mengetahui apakah itu termasuk pelanggaran administrasi atau bukan,” ungkap Hanafi, selaku Komisioner Bawaslu Pamekasan Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran, Jum’at (12/10/2018).WhatsApp Image 2018-10-12 at 21.44.20Agenda Sidang selanjutnya yang akan dilaksanakan pada Senin (15/10/2018) Mendatang. Merupakan Agenda Sidang tentang Kesimpulan pihak pelapor dan terlapor.

Sementara pada sidang berikutnya yang akan digelar pada Selasa (16/10/2018) mendatang, akan mengagendakan Pembacaan oleh majelis pemeriksa.

Diberitakan sebelumnya, Pada Agenda Sidang yang digelar Bawaslu pada hari kamis (11/10/2018) lalu, mengagendakan Pemeriksaan pihak-pihak/lembaga terkait.

Sedangkan pada sidang sebelumnya yang digelar pada selasa (09/10/2018), Komisioner Bawaslu Pamekasan Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran, Hanafi mengatakan, gugatan terhadap 2 caleg yang ditengerai melanggar aturan pihaknya tidak semerta-merta menggagalkan atau meloloskan tapi, dirinya tetap ikuti aturan yang ada.

“Saya berusaha bekerja sesuai peraturan perundang-undangan yang ada. Dan saya tidak semerta-merta tidak meloloskan atau meloloskan” Tandasnya, selasa (09/10/2018).

Dua Pendamping Desa (PD) yang lolos sebagai DCT caleg yakni Syafiuddin asal Waru, dan Abdul Mu’in asal Pamekasan. Dua Caleg ini terdaftar di Daerah Pemilihan (Dapil) III meliputi Kecamatan Waru, Kecamatan Pasean dan Kecamatan Batumarmar. Keduanya berangkat dari partai yang sama yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).(Anton).

Facebook Comments