Sidang Tuntutan Kasus Korupsi DD, Dihadiri Dirut LBH LP-KPK Jatim

0
547

SIDOARJO, BrataPos.com – Sidang kasus korupsi Dana Desa (DD) yang menyeret Sutrisna (46) tahun kepala desa (kades) Mulyorejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan dipantau langsung oleh Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintahan dan Keadilan, (LP-KPK) Komda Jatim yang terdiri dari Cabang  Pasuruan, Surabaya dan Malang serta Gresik. Kemarin, (10/10/2018).

Tidak hanya itu, sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya itu juga dihadiri oleh Direktur (Dirut) LBH LP-KPK Jawa timur Advokat Zaibi Susanto. SH.MH dan Advokat senior Ridwan Saleh.SH.

Pada sidang kali ini Pengadilan Tindak Pidana korupsi (Tipikor) Surabaya mengagendakan tuntutan dari JPU Kejari Pasuruan. Melalui Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Pasuruan, Zalmianto Agung Saputra, mengatakan terdakwa dinyatakan bersalah korupsi Dana Desa (DD) tahun anggaran 2015-2016.

“Kami sudah menuntut kades selama 6 Tahun penjara. Tuntutan itu sudah sesuai dengan perbuatannya yang merugikan negara,” katanya.

Ketua Komda Jatim, Heri Susanto, SE mengatakan, untuk kali ini pihaknya melakukan pengawasan gabungan oleh jajaran komcab di wilayah Jatim. Tujuannya gar selalu eksis di dalam melaksanakan tugas-tugas yang diembannya.

“Ini yang pertama kali kita lakukan dalam pengawasan guna pemantauan jalannya sidang tipikor terkait kasus Kades Mulyorejo. Kasus ini harus dikawal dan juga harus bersih dan transparan,” paparnya.

Lanjut Heri, dalam kasus khususnya korupsi, kami lembaga LP-KPK tidak main-main dan akan terus mengawal sampai dimana pengadilan memutuskan dengan mutlak sesuai bukti yang sudah ditrima kejaksaan.

“Maka kami selaku lembaga LP-KPK siap untuk bersinergi dengan kejaksaan untuk menumpas kasus korupsi yang ada di Negara Indonesia,” pungkasnya.

Sementara di tempat terpisah Dirut Lembaga Bantuan Hukum (LBH) LP-KPK Jawa timur Zaibi Susanto. SH. MH merasa kecewa atas tuntutan JPU yang menuntut Kades Mulyorejo 6 Tahun Penjara.

“Saya akan pantau terus jalannya persidangan sampai nanti vonis. Kami berharap ketua majelis hakim yang memeriksa kades Mulyorejo ini divonis sesuai perbuatannya,” harapnya yang didampingi Advokat senior Ridwan Saleh. SH.

Perlu diketahui. Sutrisno diamankan setelah ditetapkan sebagai tersangka dan diduga kuat terlibat dalam kasus korupsi Dana Desa (DD) tahun anggaran 2015-2016. Akibat perbuatannya itu, disinyalir negara mengalami kerugian Rp 148 juta. (red)

Facebook Comments