Saudji Kades Sembayat, Dan Slamet Efendi Kades Laban, Dituntut 1, 4 Tahun

0
58

GRESIK, BrataPos.com – Dua Kepala Desa yang menjadi terdakwa kasus tindak pidana korupsi dan gratifikasi dituntut. Keduannya disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Selasa (9/10/2018).

Kedua Kepala Desa itu Adalah Saudji, Kades Sembayat, Kecamatan Manyar dan Slamet Efendi, Kades Laban, Kecamatan Menganti.

Dibenarkan Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Gresik, Andre Dwi Subianto agenda sidang tuntutan. Keduanya dituntut Jaksa Penuntut Umum akibat perbuatannya berupa kurungan 1 tahun 4 bulan. Tuntutan dibacakan didepan majelis hakim diketahui Rokhmad SH dan kuasa hukum keduannya, Adi Sutrisno.

“Kerugian negara yang diakibatkan perbuatan terdakwa Sauji sudah dikembalikan semuannya. Sementara terdakwa Slamet tidak ada kerugian negara, keduannya sama dituntut kurungan 1 tahun 4 bulan,” terang Andre saat dikonfirmasi.

Diketahui Saudji melakukan korupsi proyek drainase desa senilai Rp 175 juta. Sedangkan Slamet Efendi terjerat gratifikasi karena meminta dana kepada masyarakat yang mengurus surat riwayat tanah. Dengan nilai bervariasi mulai Rp 10 juta sampai Rp 25 juta.

Sementara kuasa hukum terdakwa, Adi Sutrisno mengakui tuntutan tersebut wajar. Selain terdakwa kooperatif, juga sudah mengembalikan kerugian negara sebesar 175 juta rupiah. Meski demikian pihaknya tetap melakukan pledoi bagi kedua klien nya.

“Saya pikir wajar lah tuntutan itu, namun tetap kami akan ajukan pledoi yang jadwalnya pada Senin (10/10/2018) mendatang. Kalau tuntutan keduannya dengan pasal 11 UU Tipikor,” tukas Adi. (jml)

Facebook Comments