Rentetan Dugaan Korupsi Pemkab Malang Versi MCW

0
458

MALANG, BrataPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi kerja keras untuk menguak korupsi di Pemerintah Kabupaten Malang. (KPK) melakukan penggeledahan di beberapa tempat, terkait kasus dugaan gratifikasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2011 Kabupaten Malang.

Tim KPK sejak Senin (8/10/2018) kemarin telah melakukan penggeledahan di empat lokasi yaitu, Pendopo Bupati Malang, kantor swasta, rumah swasta, dan rumah PNS.

Hari ini selasa (9/10/2018), komisi anti rasuah terus bergerak menggeledah sejumlah Kantor, antaranya  Dinas PUPR Cipta karya, BPKAD (badan pengelolahan keuangan aset daerah),  Dinas pendidikan.

Tidak sampai 1 X 24 jam. Bupati Rendra Kresna sudah ditetapkan menjadi tersangka. Rendra menyampaikan hal itu di pendopo Kabupaten Malang kepada wartawan pada Selasa, 9 Oktober 2018. “Saya lihat di berita acara, tersangka Rendra Kresna,” kata dia.

Dalam perkara ini, Rendra diduga menerima gratifikasi dari pelaksana proyek (kontraktor). Kasus ini ditangani KPK sejak setahun lalu. Meski belum ada pemberitahuan resmi dari KPK soal perkara ini, Rendra Kresna kemudian memilih mundur sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Jawa Timur. Posisinya sebagai Ketua DPW  Nasdem Jawa timur digantikan oleh Bupati Ponorogo Ipong Muchlisini.

Sementara juru bicara KPK Febri Diansyah belum bisa merinci apa saja barang bukti yang disita penyidik KPK saat melalukan penggeledahan.

“Sampai saat ini tim masih ada kegiatan-kegiatan penindakan lainnya. Ditunggu saja perkembangannya sampai ada Pers conferense resmi dari KPK” terangnya.

Febri menambahkan, pihaknya sampai saat ini belum bisa membeberkan secara rinci tentang siapa saja tersangka dalam kasus ini. Karena kasus ini masih sedang dalam tahap penyelidikan dan pengembangan, sambungnya.

Ditempat terpisah, Malang Corruption Watch (MCW) melalui Divisi Korupsi Politik punya penilaian datar atas penggeledahan yang dilakukan oleh KPK. MCW mengaku Wajar KPK melakukan penggeledahan. Sebab, di Pemkab Malang sudah banyak sekali dugaan kasus yang terindikasi korupsi.

“Kasus itu sudah sangat lama dan memang berkaitan langsung dengan Bupati Malang, Rendra Kresna,”  jelas Afiif Muchlisin Divisi Korupsi Politik MCW. Selasa (9/10/18).WhatsApp Image 2018-10-09 at 19.18.08Kasus itu, tambah Afiif sesungguhnya berdasarkan dari hasil monitoring dan advokasi sejumlah dugaan korupsi yang telah terjadi dari tahun ketahun.

Bahkan Divisi Korupsi Politik MCW menguraikan secara rinci. Dari beberapa dugaan korupsi yang patut menjadi perhatian KPK. Sebut saja, dugaan korupsi atas Pengadaan Barang dan Jasa, Dugaan Korupsi Dana Kapitasi, Dugaan Korupsi Sumber Daya Alam, Dugaan Korupsi Pengelolaan Aset, Dugaan Korupsi Atas Penggunaan Dana DAK.

“Meskipun sebelumnya Tim Saber Pungli Polda Jatim telah
melakukan OTT terhadap bendahara salah satu puskesmas di Kabupaten Malang. Beberapa hal yang patut menjadi perhatian atas OTT tersebut adalah hanyalah bendahara Puskesmas. Bendahara Puskesmas berada pada level terendah dalam tingkatan pengelola dana kapitasi,” imbuh Ariif.

Dia juga berharap,  tidak hanya bendahara puskesmas saja yang tersentuh dalam OTT Puskesmas Karangploso, tapi juga kepala Dinasnya. Jika terjadi penyimpangan penggunaan dana kapitasi, tentu akan bermasalah dalam proses pelaporan penggunaan. Jika lolos dalam pelaporan berarti ada tindakan pembiaran dari stakeholder di atasnya. (Ardi/Red)

Facebook Comments