Akibat Simpan Sabu, Warga Jl. Kyai Haji Kholil Divonis 4, 4 Tahun

0
16

GRESIK, BrataPos.com – Terdakwa Abdul Muis alias Dol warga Jl. Kyai Haji Kholil 2 B No 12 Rt,01 Rw,03 Kelurahan Kebungson, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik hanya bisa pasrah saat duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Kemarin, (9/10/2018). Sidang yang diketuai mejelis hakim Lia Herawati mengagendakan sidang putusan.

Pria umur (39) itu diseret ke meja hijau lantaran simpan barang haram alias sabu-sabu seberat 1,92 gram. Dalam amar putusan yang dibacakan oleh majelis hakim Lia Herawati terdakwa tanpa hak atau melawan hukum memiliki menyimpan narkotika golongan 1 bukan tanaman

“Mengadili terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana pasal 112 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah yang memberantas narkotika. Dan terdakwa pernah dihukum dengan kasus sabu. Menjatuhi hukuman selama 4 tahun 4 bulan penjara,” cetus hakim.

Hal-hal yang meringankan. Terdakwa selama menjalani sidang bersikap sopan. Dan terdakwa mengakui perbuatannya, sambung Lia.

Namun dengan begitu vonis hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa dari Kejari Gresik Esti Harjanti yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama 6 tahun dan denda 800 juta subsidair 4 bulan penjara.WhatsApp Image 2018-10-09 at 17.22.04 (1)Usai dijatuhi hukuman 4 tahun 4 bulan, majelis hakim memberi waktu pada penasehat hukumnya yakni Ida dari Posbakum. Silahkan saudara terdakwa untuk konsultasi pada penasehat hukumnya. Saudara bisa menerima, pikir-pikir atau banding, itu hak saudara, kata hakim hakim Lia.

Mendengar pertanyaan hakim, terdakwa setelah konsultasi tanpa pikir panjang langsung bersuara, “Saya pikir-pikir bu hakim,” cetusnya dengan muka terlihat tegang. Begitu juga dengan jaksa untuk mengambil sikap pikir-pikir. “Pikir-pikir yang mulia,” timpal Esty.

Dengan begitu menandakan bahwa vonis hakim dinyatakan belum memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah). Sambil mengetok palu hakim memberikan waktu selama 7 hari untuk pikir-pikir pada JPU.

Sebelumnya, terdakwa diringkus polisi di Jl. Kh Kholil, Kelurahan Kebungson. Saat itu petugas Sat Narkoba langsung mengembangkan terdakwa. Dan petugas melakukan pengembangan kemudian, mambawa terdakwa ke rumahnya. Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan satu set alat hisap berisi sisa sabu. Dari hasil timbang semuanya mampunyai berat 1,92 gram. (jml)

Facebook Comments