Kedai Senggrong Dan Wisata Talang, Terobosan Baru Wisata di Segitiga Emas Bululawang

0
161

MALANG, BrataPos.cm – Satu lagi inovasi yang terbilang sangat elegan. Yakni Kedai Senggrong, lokasinya tepat dipinggir jalan, depan Ponpes Annur dua, Desa Krebet kecamatan Bululawang Kabupaten Malang.

Berdirinya Kedai senggrong dikelola oleh Yuliono (Kades Senggrong), Darul Mahbar dan Jhony (Pengusaha Property). Dana pembangunannya tergolong besar, berkisar Rp 350 – Rp 400 juta. Bila memasuki kota Bululawang, sebagai pintu gerbang Wisata Kabupaten Malang, wisatawan langsung disambut Kedai Senggrong.

Aneka menu yang disediakan Kedai Senggrong, ada nasi Goreng Kades Kesepian, Kades Piknik, Kades Poco-Poco, Kades Malingkundang, Es Milenial, dan aneka kopi unggulan Kabupaten Malang. Harganyapun sangat bersaing dengan kedai dan Cafe lainnya.

Seperti diketaui, daerah Bululawang sebagai  pintu gerbang menuju semua destinasi wisata yang ada di Kabupaten Malang. Mulai dari wisata pantai indah dan wisata alam lainnya yang menakjubkan.

Berdirinya Kedai Senggrong tak sendirian, ada beberapa destinasi wisata alam yang mulai banyak dikunjungi wisatawan. Salah satunya adalah Wisata Talang, yang ada di Desa Krebet Senggrong. Kini destinasi wisata alam itu, terus dikebut pembangunannya.

Wisata Talang itu, menawarkan wisata sungai yang bersih, indah dan aliran air sungainya berada di atas Talang, yang dibangun jaman Belanda.

Sungai Talang itu, satu-satunya di Indonesia yang sampai saat ini masih indah, kokoh dan terawat. Jembatan paling menakjubkan itu, hanya ada di tujuh di dunia. Seperti jembatan air yang disebut Navigasi Saluran Air yang terdapat di Jerman. Jembatan yang paling populer disebut Jembatan Magdeburg Water Bridge.WhatsApp Image 2018-10-08 at 08.22.34Kini jembatan yang sama ditemukan di Kabupaten Malang. Jematan Air tersebut terletak di Desa Krebet Senggrong, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Air yang melintas diatas jembatan itu adalah aliran dari sungai Kedungkandang. Kedalaman air di atas jembatan itu sedalam 1 meter, dengan panjang jembatan 100 meter.

Yuliono, Kepala Desa Senggrong menuturkan, bahwa jembatan air itu berdiri tahun 1902. Pembangunannya dilakukan semasa pemerintahan Belanda menjajah Indonesia. Jembatan seperti itu hanya ada di Jerman, yakni Jembatan Magdeburg Water Bridge. Dirinya juga berharap dukungan dari pemerintah untuk mengembangkan wisata di Bululawang.

“Rasanya rugi , kalau wisatawan  yang akan berkunjung ke Destinasi Wisata  Malang, jika tak mampir ke Kedai Senggrong dan Wisata Talang. Lokasinya sangat bagus dan indah. Wisatawan dijamin akan ketagihan, bila menikmati beberapa menu yang disajikan. Kapasitas kedai senggrong bisa menampung  90 pengunjung,” terang Yuliono sembari berpromosi. (Ardian)

Facebook Comments