Emil Dardak Ajak Alumnus Unigres Partisipasi Membangun Jatim 

0
51

GRESIK, BrataPos.com – Peran partisipasi sarjana dan magister di Jawa Timur sangat penting untuk menghadapi era globalisasi. Hal itu karena persaingan di segala aspek kehidupan makin meningkat. Lulusan perguruan tinggi tidak hanya menghadapi persaingan personal, namun juga skill dan kompetensi.

Itulah yang disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur Terpilih Dr. H Emil Elistianto Dardak M.Sc saat orasi ilmiah bertajuk kebhinekaan Unigres dalam membangun generasi yang tangguh dan inovatif dalam rangka Wisuda Sarjana Strata Satu (S-1) XXVII dan Strata Dua (S-2) VIII Universitas Gresik (Unigres) di Gedung Graha Petrokimia Gresik, Sabtu, (6/19/2018).

Kegiatan wisuda itu dihadiri berbagai tamu undangan. Diantaranya, bupati dari wilayah Gerbangkertosusilo yaitu (Gresik, Bangkalan, Mojokertd, Surabaya, Sidoarjo Dan Lamongan), civitas akademik, 284 lulusan, ratusan orang tua.

“Nyari kerja sekarang susah. Jangan salahkan sarjana dan magister tapi salahkan peluang kerja. Dengan kondisi demikian, lulusan perguruan tinggi di Indonesia, Unigres mampu kreativitas sehingga membuka peluang kerja bagi masyarakat,” katanya.foto 5 wisudaMenurut pria yang menjadi wakil Asia pada pertemuan 39 kepala daerah di Amerika itu, lulusan sekarang sudah harus melek dengan persaingan global dan teknologi. Hampir seluruh negara di Asean juga tidak mau ketinggalan, lihat Vietnam saja.

“Mungkin kita melihat negara ini tidak ada apa-apanya dengan Indonesia. Padahal, berbagai teknologi sudah berkembang di sana. Contoh kecil, mereka sudah mengembangkan benih lobster,” ungkap pria yang pada usia 22 tahun lulus S3 di Ritsumeikan Asia Pacific University Jepang.

Dengan kondisi seperti sekarang, lanjut Emil yang pernah menjabat World Bank Officer dan Media Analysis Consultant di Ogilvy, berharap wisudawan Unigres mengerti seluruh bidang, karena profesi single atau monolitik di era sekarang tidak diperlukan lagi.

“Dunia terus bergerak, lulusan harus dapat bersaing bukan dengan personal tapi harus global,” jelas Emil yang pernah menjabat Chief Business Development and Communication-Executive Vice President di PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero).

Dalam kesempatan itu, Emil juga berharap alumnus Unigres bisa turut bergabung dalam membangun Jawa Timur. Ia melihat potensi Jawa Timur yang cukup besar berada di wilayah Gerbangkertasusila. Pembangunan suatu kota tidak dapat terlepas dari pembangunan wilayah sekitarnyanya.

“Prosperous cities make prosperous regions, dan sebaliknya. Pertumbuhan ekonomi satu kota akan memacu pertumbuhan ekonomi wilayah sekitarnya. Intensitas keterkaitan kota dengan wilayah sekitarnya dipengaruhi oleh adanya kesamaan lingkungan ekosistem dan topografi, infrastruktur, aliran barang dan jasa, aktivitas ekonomi, dan sebagainya,” ungkapnya.

Dalam pengelolaan kawasan megapolitan, semuanya harus terintegrasi. Saya tidak mau seperti Jabodetabek, yang mulanya ingin membangun megapolitan. Seluruh pusat perekonomian berpusat di Jakarta, akhirnya wilayah sekitarnya seperti Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi yang belum terintegrasi.

“Alhamdulillah, sekarang sudah mulai dibuka tol dari Depok ke Bekasi, dan dampaknya wilayah mereka mulai berkembang. Di Jawa Timur juga demikian. Gerbangkertosusilo bakal menjadi megapolitan dan mendukung perekonomian Jatim, bahkan Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor Unigres, H Sukiyat berharap wisudawan bisa mengaplikasikan ilmu yang didapat selama menempuh pendidikan di Unigres. “Kami yakin dan percaya bahwa saudara akan berupaya meningkatkan kemampuan dan pengetahuan saudara demi menjaga nama baik almamater saudara,” kata rektor kepada wisudawan. (jml)

Facebook Comments