Peduli Korban Gempa Palu Donggola, HMI Gelar Penggalangan Dana di Jalan

0
189

SAMPANG, BrataPos.com Aksi menggalang dana untuk korban bencana gempa disertai Tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, muncul serentak dari berbagai daerah.

Di Kabupaten Sampang Jawa Timur khususnya HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) melakukan penggalangan dana di beberapa titik perempatan lampu merah.

Istimewanya, kepedulian terhadap warga di Kota Palu dan Kabupaten Donggala pun datang dari beberapa kalangan. Mereka yang terdiri dari 10 orang itu turun ke jalan untuk menggalang dana bantuan.

Aksi galang dana itu dilakukan para mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di lampu lalu lintas perempatan Barisan  Kabupaten Sampang, Juma’t (5/10/2018).

‎Para anggota HMI menghampiri setiap pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas dengan kardus bertuliskan Peduli Gempa Palu dan Donggala.

Dengan sukarela, sejumlah pengendara langsung memberikan uang ke dalam kardus yang jika sudah terkumpul nantinya akan disumbangkan untuk membantu korban.IMG-20181005-WA0009Ketua HMI, Syamsul Hadi  menjelaskan, penggalangan dana dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada korban bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala yang hingga saat ini masih membutuhkan bantuan.

“Kita melakukan penggalan dana untuk saudara-saudara kita di Palu, dan Donggala yang tertimpa bencana gempa dan tsunami dengan cara semampu kita, meski ada keterbatasan,” kata Syamsul Hadi  kepada Media BrataPos.com, jumat (5/10/2018).

Terpisah disisi lain Usman sebagai pengurus KAHMI ketua bidang generasi dan olahraga mengatakan. Kami mendukung langkah adik-adik HMI Sampang, karna itu merupakan suatu bentuk kepedulian terhadap saudara kita yang ada di palu, yang terkena musibah gempa dan sunami karna bagaimanapun penderitaan saudara kita yang ada di palu itu.

“Kita juga rasakan penderitaannya semoga dalam penggalangan dana selama 2 hari oleh adik-adik HMI Sampang bermanfaat kepada korban gempa disana karena itu juga tidak lepas dari visi misi HMI dan tri darma perguruan tinggi. (ryn/far)

Facebook Comments