Warga Dermo Benjeng, Diseret Kemeja Hijau

0
115
terdakwa saat konsultasi pada lina (ph).

GRESIK, BrataPos.com – Roy Putro Purnomo sebagai  terdakwa warga Desa Dermo, Rt.07 Rw.02, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik kasus narkoba jenis sabu-sabu menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Kemarin, (3/10/18).

Sidang yang diketuai majelis hakim Edy itu mengagendakan pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik, Aries Fajar Julianto. Saat jaksa membacakan dakwaan pria (39) itu didampingi Penasehat Hukum (PH) Lina Kamila tak membantah dengan dakwaan jaksa.

Terdakwa merupakan perkara narkotika setelah tertangkap di rumahnya di Desa Dermo-Benjeng pada (12/6/18) sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu Sat Res Narkoba Polres Gresik melakukan penggeledahan setelah menerima info adanya pesta sabu-sabu di rumahnya terdakwa.

“Setelah dilakukan penggeledahan polisi menemukan barang bukti dompet warna hijau yang didalamnya berisi pipet kaca yang berisi kristal warna putih yang diduga narkoba jenis sabu-sabu dengan berat 1,75 dan 1,15 gram beserta pipetnya,” kata jaksa.

Dalam dakwaan primer yang disampaikan jaksa penuntut umum, terdakwa dianggap telah melanggar Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dalam hal perbuatan memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) beratnya melebihi 5 gram, pelaku bisa dipidana penjara seumur hidup atau paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun serta pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah sepertiga.

Disebutkan dalam dakwaan jaksa, polisi yang datang menggeledah rumahnya terdakwa menemukan barang bukti berat 1,75 dan 1,15 gram sabu-sabu. Majelis hakim Edy, memberi waktu seminggu untuk mendengarkan keterangan saksi.

Usai sidang, Lina sebagai penasehat hukun terdakwa mengatakan, dirinya tidak mengajukan esepsi lantaran dakwaan jaksa sudah benar, jadi tidak perlu esepsi.

“Saya sebagai penasehat hukum hanya bisa menyayangkan atas tindakan pihak kepolisian, pasaalnya dalam penangkapan terhadap terdakwa, menurut pengakuan terdakwa tidak ditemukan barang bukti sabu, hanya ada alat timbangan. Saya yakin setelah mendengar keterangan saksi dan pledoi nanti unsur pasal 127 ini sudah jelas,” cetusnya. (jml)

Facebook Comments