DPRD Nganjuk Gelar Rapat Raperda Dan RAPBD

0
49

NGANJUK, BrataPos.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nganjuk, Propinsi Jawa Timur menyelenggarakan Rapat Paripurna dalam rangka pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rancangan Anggaran Pendapatan Daerah (RAPBD) perubahan Tahun Anggaran (TA) 2018 Kabupaten Nganjuk.

Penyampaian Nota Keuangan dan Raperda Tentang Perubahan APBD Kabupaten Nganjuk TA. 2018 disampaikan langsung oleh Marianto, S. Sos (anggota Fraksi PDI perjuangan), yang bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD, (25/9/2018) yang dimulai pukul 14.30 WIB.

Hadir dalam pelaksanaan Paripurna Istimewa tersebut sebanyak 100 orang, yakni Bupati Nganjuk H. Novi Rahman Hidayat, S. Sos, MM, Wakil Bupati Nganjuk Dr. Drs H. Marhaen Djumadi SE, SH, MM. MBA, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Ir. Agus Subagio,.

Sementara dari penegak hukum juga hadir Kapolres Nganjuk yang diwakili oleh KBO Sat Intelkam Iptu Bambang Dwi S, Dandim 0810 Nganjuk yang diwakili oleh Kasdim 0810 Nganjuk Mayor Inf. Edi Sunarko, S. Sos, Kajari Nganjuk yang diwakili oleh Bambang SH, dan Ketua Pengadilan Negeri Nganjuk yang diwakili oleh Panitera Pengadilan Suharno, SH.

Sedangkan dari Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Nganjuk sebanyak 40 orang, para Kepala Dinas atau OPD di lingkungan Pemkab Nganjuk terlihat hadir, serta Sekretaris dan Sekretariat DPRD Kabupaten Nganjuk dan tak lupa juga nampak hadir beberapa Insan Media dan Pers.

Pelaksanaan Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Nganjuk Jianto, SH. Sedangkan untuk pembacaan pendapat DPRD Kabupaten Nganjuk terhadap Raperda tentang perubahan APBD dan Nota Keuangan TA. 2018, dibacakan oleh Marianto, S. Sos (anggota Fraksi PDI perjuangan).

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Nganjuk telah melampaui target. Untuk itu DPRD memberikan Apresiasi atas pencapaian tersebut. Namun hal itu karena PAD yang ditetapkan masih kecil, sehingga DPRD Kabupaten Nganjuk mengusulkan untuk menghitung ulang terkait Retribusi Pajak.

“Masih belum maksimalnya penggunaan Anggaraan yang telah dianggarkan sehingga harus dipacu di setiap OPD nya. Namun DPRD mengapresiasi pemberian tambahan Honor tenaga Honorer oleh Pemerintah,” kata Marianto.

Lanjut Marianto, perlu membenahi sektor di Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk yaitu dengan melakukan rotasi dan Mutasi guru setiap 2 Tahun untuk mengurangi kesenjangan antar Guru.

“Belum terealisasinya Pengadaan Mobil Siaga Desa yang ada di APBD induk, sehingga DPRD memberikan waktu sampai waktu Pembahasan APBD tahun 2019 untuk realisasinya dan jika tidak bisa digunakan maka akan dievaluasi Penggunaannya,” jelasnya.

Marianto menambahkan, Pemerintah telah melakukan E Goverment, yang tujuannya untuk meningkatkan pelayanan. Maka DPRD Kabupaten Nganjuk meminta kepada Pemkab untuk segera memaksimalkan dan meningkatkan E Goverment.

Segara di Rasionalisasikan penggunaan Anggaran Perjalanan Dinas di masing-masing OPD. Dan saya menilai Perijinan Satu Pintu masih sebatas mimpi, sehingga pelayanan Masyarakat masih jauh dari harapan.

“Untuk itu DPRD Kabupaten Nganjuk meminta kepada Bupati Nganjuk untuk melakukan sinkronisasi sistem dengan Pemerintah Pusat. Agar Pemerintah Daerah melakukan fluktuasi anggaran yaitu jangan memberikan anggaran besar kepada dinas tertentu saja tetapi harus merata ke dinas Lain,” pintanya.IMG-20180925-WA0022Sementara untuk Pembacaan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Nganjuk tentang perubahan APBD dibacakan oleh Maria Tunda Dewi, S. Sos (Fraksi Golkar). Sedangkan untuk Pembacaan Rancangan Keputusan Bersama DPRD dan Bupati Nganjuk tentang persetujuan bersama terhadap Raperda Kabupaten Nganjuk dibacakan oleh Sekretaris DPRD Kabupaten Nganjuk Joko Wasis.

Dalam sambutan Bupati Nganjuk terhadap Raperda Kabupaten Nganjuk tentang perubahan APBD dan Nota Keuangan TA. 2018 menyampaikan, ini merupakan momentum yang baik bagi kami yang baru dilantik kemarin. Semoga ini menjadikan hubungan yang lebih baik antara DPRD dengan Pemkab Nganjuk.

“Pendapat yang telah disampaikan oleh DPRD Kabupaten Nganjuk ini akan kita jadikan bahan evaluasi dan masukan dalam mewujudkan misi dan visi kami selaku pemimpin yang baru di Kabupaten Nganjuk. Sehingga menuju Kabupaten Nganjuk yang maju dan bermartabat,” ucapnya.

Lanjut Bupati, mari kita lakukan penyempurnaan kedepan terkait perubahan APBD Kabupaten Nganjuk tahun 2018, kami ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah ikut membahas Perubahan APBD tahun 2018 ini, walaupun banyak ditemukan Deadlock, namun itulah wujud kebhinekaan kita untuk menuju Nganjuk yang lebih baik, pungkas. (Abd Sofyan)

Facebook Comments