Spesialis Pecah Kaca Mobil, Berhasil Dilumpuhkan Tim Hunter Resmob Polres Malang Kota

0
169

MALANG, BrataPos.com – Satuan  Tim Hunter Resmob, Polres Malang Kota berhasil menangkap pencurian spesialis pecah kaca mobil. Penangkapan itu diakui oleh Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, Jum’at (14/9/2018).

Menurutnya,  tersangka pencurian barang dalam mobil dengan modus pecah kaca itu berinisial H (35 tahun). Spesialis ini merupakan warga Perumahan Lokapala, Kabupaten Tangerang.

“Tersangka mengaku sudah lima kali beraksi di Malang. Dia sangat ahli, pasalnya saat beraksi hanya butuh waktu 5 menit,” ujar Kapolres, didampingi Kasat Reskrim AKP Jumbo serta Kasubbag Humas Ipda Marhaeni.

Untuk itu, Kapolres menghimbau, agar masyarakat tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil saat diparkir. Hal itu akan menjadi sasaran dan incaran maling seperti yang dilakukan H, imbuhnya.

Dijelaskan pula, saat H beraksi  di Jalan Raya S. Supriadi, Kota Malang, Selasa, 10 Juli 2018 silam sekitar pukul 14.30 WIB. Kala itu sasarannya adalah mobil milik AH (33), warga Jalan Filisium Bandungrejosari, Sukun, Kota Malang.

Saat itu korban masuk toko foto copy. Mobilnya diparkir dalam keadaan pintu dan kaca tertutup rapat.

Saat ditinggal pemilik, didalam mobil ada tas berisi hand phone serta  barang lainnya. Melihat kondisi itu, H sebagai pencuri spesialis pecah kaca mobil tak menyia nyiakan kesempatan.

Tanpa pikir panjang, pelaku bereaksi dengan cepat,  menggunakan batu. H berhasil memecah kaca mobil tersebut. Meski alaram mobil berbunyi, H tetap nekat memgambil tas yang berada dalam mobil. Setelah itu tersangka berhasil mengambil barang incarannya, H lalu melarikan diri.

Sontak AH yang mendengar alarm mobilnya berbunyi keluar dari toko. Melihat kondisi mobilnya sudah pecah kacanya, AH terperanjat.

Korban langsung lapor polisi seketika itu. Polres kota Batu yang menurunkan tim Hunter Resmob bergerak cepat. Hasilnya, tersangka berhasil ditangkap di Pasirian, Lumajang.

Saat itu, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa dua handphone, tas dan sepeda motor Vixion yang dipakai tersangka. Kini tersangka meringkuk di Rutan Polres Malang Kota.

“Tersangka kami jerat dengan pasal 363 KUHP, pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukumannya di atas lima tahun,” pungkasnya. (Ardian)

Facebook Comments