Kantor Dispora Digeledah Tim Kejari Gresik

0
119

GRESIK, BrataPos.com – Tim Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menggeledah Kantor Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Gresik, yang satu kompleks dengan Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) yang berada di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, pada Kamis (6/9/2018) sekitar pukul 09.15 WIB.

Dalam penggeledahan itu dikawal aparat kepolisian polres Gresik yang bersenjata lengkap. Tim Pidsus Kejari Gresik yang dipimpin oleh Kasi Pidsus Andre Dwi Subianto dan Kasi Interl Marjuki langsung menggeledah isi ruangan Kantor Dispora Gresik.

Bahkan dalam penggeledahan berlangsung, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Dispora Gresik dilarang meninggalkan ruangan oleh tim Pidsus Kejari Gresik. “Jangan coba-coba keluar dari Kantor Dispora semuanya pada posisinya,” tegas Kasi Intel Marjuki.

Tidak hanya kantor Dispora yang diobok-obok. Tim penyidik yang beranggotakan sekitar 8 orang ini obok-obok ruangan Kepala Dispora Gresik M. Jairrudin. Selama 3 jam dilakukan penggeledahan, tim penyidik meninggalkan kantor Dispora dengan membawa sejumlah berkas yang diangkut dengan tiga mobil dinas.

Selain membawa berkas, petugas juga membawa 3 orang saksi diantaranya Sekretaris Dinas (Sekdin) Agus Setya Pambudi, Kabid Sarana dan Prasarana Dispora dan Bidang Pemuda dan Olahraga ke kantor Kejaksaan Negeri.IMG20180906111637Secara terpisah, Sekretaris Dispora Gresik, Agus Setya Pambudi menuturkan saat penggeledahan berlangsung oleh tim pidsus. Yang diperiksa oleh Kejari Gresik diantaranya kegiatan car free day, sepeda pesona nusantara pembentukan dan pelatihan pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) tahun 2017, kata dia.

Kepala Dispora Gresik, Jairrudin ketika dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui persoalan apa yang membuat tim peyidik Kejari Gresik menggeledah ruangannya dengan membawa sejumlah berkas.

“Kita belum tahu persoalannya seperti apa. Apalagi saya sendiri baru saja datang dari WEP (Wahana Pesona Poesponegoro). Katanya tadi petugasnya datang dengan menujukkan surat tugas penggeledahan,” ujarnya.

Mengacu dari berkasnya yang dibawa oleh petugas, lanjut Jairrudin, penggeledahan ini terkait tiga kegiatan seperti goes bareng Pesona Nusantara, Car Free Day yang dilaksanakan setiap pekan dan paskibraka.

“Kalo goes bareng nilainya sekitar Rp 80 juta, Car Free Day anggaranya Rp 300 juta lebih sedikit pertahun, dan anggaran beli seragam dan pelatihan Paskibaraka anggaranya sekitar Rp 300 jutaan,” pungkasnya.

Sementara Kejari Gresik Pandue Pramurkatika saat jumpa pers mengatakan, ada pencairan anggaran untuk kegiatan selama 2017 dengan estimasi kerugian negara sebesar Rp.200 juta. Selama ada kegitan di Dispora diduga setiap ad pencairan dipotong 5 persen diserahkan pada oknum pejabat Dispora.

“Setelah dilihat istimasi atau dugaan perkiraan kerugian negara sebesar 200 juta. Kami melakukan penggeledahan untuk mencari bukti tambahan. Di tahun 2017 total setiap kegiatan sebesar 5 miliar,” kata Pandue didampimgi kasi intel Marjuki pada wartawan. (jml)

Facebook Comments