Kasi DLH Pemkot Batu, Korban Teror Oknum Wartawan Akhirnya Lapor Polisi

0
485

BATU, BrataPos.com – Merasa tidak nyaman jadi sasaran teror. Kasi Pelayanan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu Bambang Iswondo lapor Polisi. Niat itu sebenarnya tidak pernah terbesit dibenak Bambang, pasalnya dia ingin membujuk peneror  untuk ketemuan.

Namun setiap kali dihubungi, peneror tidak merespon, hanya membalas via sms dengan bahasa yang keji dan kotor. Setelah didesak beberapa wartawan untuk melapor atas kejadian yang menimpa. Akhirnya Bambang resmi melaporkan kejadian itu pada Polres Batu.

Didepan penyidik, Bambang menceritakan kronologis teror yang diterimanya. Bahkan, peneror yang mengaku wartawan dari media terkenal itu meminta sejumlah uang.

“Sebenarnya saya mau baik-baik mas, saya telepon ngomong baik-baik. Tapi balasan si peneror malah menyakitkan. Berkata jorok, sadis, sambil menjelek jelekan istri saya,” urai Bambang (4/9/2018).

Meski Bambang membuat laporan Polisi, dirinya sebenarnya tidak tega membawa urusan tersebut ke ranah hukum. Namun jika teringat kata-kata yang dikirimkan peneror via SMS, Bambang jadi geram.

“Biar masalah ini jadi pembelajaran semuanya, dan pelaku bisa jera,” timpal Bambang.

Kasat Reskrim Polres  Batu AKP. Anton Widodo saat dihubungi tidak ada ditempat. Anton sedang ada kegiatan di Polda Jawa timur.

“Maaf mas, saya sedang giat di Polda. Kalau memang korban membuat laporan resmi, ya akan kita tindak lanjuti. Terlapor menggunakan alat komunikasi melalui HP, jadi pelaku nantinya kita jerat dengan UU IT. Tunggu saja perkembangannya,” ungkap Anton singkat.

Seperti dilansir media Online, aksi pemerasan disertai penipuan  kata-kata kotor dilakukan oknum yang mengatas namakan wartawan dialami Kasi dan Kadis. Hal itu terjadi di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kota Batu. Bahkan menurut pengakuan dari Kepala Dinas, Drs. Arif As Siddiq kejadian serupa itu sudah berlangsung lama dan kerap terjadi.

Tragisnya, aksi teror via sms yang dilakukan oknum yang mengaku wartawan itu, dibaca oleh anak dan istri korban. Atas kejadian itu, keluarga korban mengalami tekanan psikologis.

Sejumlah wartawan di Batu dan Malang mulai mencari tahu siapa pelaku yang sengaja mencoreng citra wartawan itu. Semoga saja, Polisi dapat segera menangkap pelaku. (Ardian).

Facebook Comments