Penangkapan Tersangka Bawa Sabu Depan Masjid Agung, Jadi Tontonan Pengguna Jalan

0
181

GRESIK, BrataPos.com – Pada saat dilakukan penangkapan terhadap tersangka bawa sabu ibat senitron. Kenapa demikian, tersangka yang mengendarai sepeda motor Scopy Nopol S 4696 NV itu dibuntuti dari Jl. Veteran oleh anggota Sat Narkoba Polres Gresik. Namun polisi yang mengejarnya tidak punya ruang untuk menangkapnya. Pasalnya tersangka Mochammad Iksanudin itu terus menarik gas kopelnya, sehingga empat anggota polisi yang mengejarnya tidak bisa menangkap.

Setelah sampai di lampu merah Simpang Tiga Sumber depan Masjid Agung Gresik, Jl. Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik empat orang polisi berpakaian preman langsung menghadang, sehingga tersangka tidak bisa bergerak. Proses penangkapan itu menjadi perhatian pengguna jalan. Sebab, lalu lintas di wilayah tersebut sedikit padat. “Saya tidak membawa sabu-sabu,” kata Iksanudin sambil berontak kemarin (28/8/18).
IMG_20180829_062335Setelah berhasil dikecrek, Petugas akhirnya membawa Iksan ke tepi jalan agar tidak menjadi kemacetan panjang. Kemudian, polisi melakukan penggeledahan. Dari saku belakan sebelah kanan ditemukan satu bungkus sabu yang disimpan di dalam bungkus rokok. “Setelah dibuka ternyata sabu. Akhirnya kami bawa ke kantor untuk diperiksa,” ujar salah satu anggota Sat Narkoba.

Lelaki asal Kelurahan Kauman Gg XI RT 02 RW 04, Kecamatan Mojosari, Mojokerto tersebut membawa sabu dari Surabaya. Rencananya akan digunakan bersama temannya. “Sabu seberat 0,97 gram sudah kami sita,” ujat Kasar Narkoba Polres Gresik AKP Redik Tribawanto.

Redik menyebutkan, Iksan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijebloskan ke dalam sel tahanan. Petugas masih mengembangkan kasus tersebut. Mencari orang lain yang terlibat. “Masih kami kembangkan,” imbuhnya.

Akibat perbuatannya, pria umur 37 tahun itu dijerat dengan pasal 112 ayat 1 jo Pasal 114 ayat 1 UU RI No 35/2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman diatas lima tahun penjara. (jml)

Facebook Comments