Pemuda Penuh Tato, Loyo di Kursi Pesakitan

0
51

GRESIK, BrataPos.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Made Agus Mahendra Iswara bacakan surat dakwaan pada terdakwa Rexy Kurnia Pratama Putra, warga RT 01 RW 01, Desa Lebaniwaras, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik yang dibacakan oleh Jaksa Pengganti Aries kemarin, (27/8/2018) di Pengadilan Negeri (PN) Gresik.

Pria umur 26 tahun yang penuh tato itu diseret ke Pengadilan lantaran mengedarkan barang haram alias sabu-sabu seberat 0,195 gram. Dihadapan Ketua majelis hakim Agung Ciptoadi dan Oniyul Penasehat Hukum (PH) terdakwa Jaksa Aries terus membacakan surat dakwaannya. Saat jaksa membacakan dakwaan pria lulusan SMP itu, PH (penasehat hukum) yang mendampingi terdakwa tidak membantah dakwaan jaksa.

Terdakwa ditangkap Polisi di rumah temanya yaitu Lia (DPO) di Desa Cangkir Driyorejo pada hari Rabu (11/4/2018) sekitar pukul 09.45 WIB. Setalah polisi melakukan penggeledahan ditemukan 1 bungkus plastik yang berisi sabu-sabu di badan terdakwa dengan berat brotto 0,38 dan 1 buah handphone, kata Jaksa Aries.IMG-20180827-WA0030Dalam dakwaan yang disampaikan jaksa penuntut umum, terdakwa dianggap telah melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau memiliki, menyimpan, menguasai, menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman sebagaimana dimaksud pada pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Pelaku bisa dipidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun serta pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1), sambung Aries.

Selesai bacakan surat dakwaan. Majelis hakim Agung Ciptoadi memberikan waktu pada terdakwa untuk konsultasi pada PH. Setelah itu PH minta waktu seminggu untuk melakukan penyampaian eksepsi. (jml)

Facebook Comments