BPBD Sampang, Digeruduk MMD

0
503

SAMPANG, BrataPos.com – Bencana alam merupakan bencana yanga diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam definisi, sehingg bencana alam itu disebabkan oleh faktor alam dan non alam dalam UU No.24 tahun 2017 bahwa jenis bencana alam meliputi longsor, gempa bumi, tsunami, banjir, letusan gunung api, angin topan dan kekeringan.

dari bencana alam tersebut MMD (Mahasiswa Dan Masyarakat Desa ) mempertanyakan terkait kekeringan yang terjadi di kabupaten Sampang, bahkan BPBD jawa timur mencatat 23 dari 38 kabupaten/kota di wilayah jawa timur, namun yang paling parah terletak di kabupaten sampang dari 14 kecamatan, hanya 2 kecamatan yang dikategorikan tidak termasuk kekeringan yaitu kec.amatan Camplong dan Omben. dari 180 desa 6 kelurahan hanya 42 desa yang mengalami kekeringan.

mekanisme dan juknis pemberian bantuan air bersih dan melakukan survei di beberapa desa yang mengalami kekeringan ternyata bantuan air bersih itu tidak merata di seluruh wilayah yang mengalami kekeringan, bahkan banyak masyarakat yang mengeluh terhadap pemerintah yang seakan akan menutup mata.IMG-20180827-WA0014kekeringan yang melanda desa-desa tersebut, padahal pemerintah sudah mempunyai Anggaran untuk mengatasi kekeringan tersebut. Karna bukan hal yang baru lagi di kabupaten sampang bencana kekeringan yang terjadi, ungkap Moh usman sebagai ketua MMD.

Anehnya lagi pemerintah khususnya BPBD sudah mempunyai Anggaran kurang lebihnya 1 Milliar 3 ratus untuk bencana alam, tetapi itu hanya diperuntukan kepada honor dan proyek, bahkan BPBD tidak menganggarkan untuk kekeringan ini aneh hanya menunggu bantuan pervonsi saja ini seakan akan tidak serius, imbuhnya.

Maka sebab dan musabab itulah rekan rekan MMD (Mahasiswa dan Masyarakat Desa adakan Audensi di BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), karena diduga kurang maksimal untuk bisa memberikan bantuan pada desa yang di landa kekeringan, Moh imam kasi kedaruratan dan logistik memberikan keterangan dalam hal ketidak maksimal apa yang pihak MMD utarakan. saya sudah maksimal untuk ini, dan insyaallah apa yang kami lakukan sudah berdasar data yang kami peroleh dari kecamatan sampang, ungakap beliau.

selama ini apa yang kami lakukan sudah ikuti sistem yang ada, dan setiap data yang kami peroleh sudah di laksanakan, imbuhnya. ada pula pertaanyan dari rekan rekan MMD yang masih belum ada penjelasan yang kongkrit namum Moh Imam berikan arahan pada kadis BPBD, Nah kalau urusan itu lebih jelasnya kepada bapak kepala aja, katanya. (ryn/far)

Facebook Comments