Bedah Rumah Nenek Pejuang, Inisiatif Dari Polsek Dampit Dan Komunitas Pemuda Dampit

0
646

MALANG, BrataPos.com – Nasib tidak mengenakan menimpa mbah Saelah (85) tahun. Nenek ini tinggal di rumah yang terbuat dari gedek dengan ukuran 4×7 meter, yang berlokasi di Jl. Segaluh, Kelurahan Dampit, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Wanita yang hidup sendirian itu semasa mudanya, adalah pejuang kemerdekaan Republik Indonesia.

Kenyataan itulah, membuat simpati Komunitas Peduli Dampit asli, untuk melaksanakan bedah rumah. Niat itu mendapat dukungan dari Polsek Dampit dan Polres Malang. Sehingga, pada Minggu kemarin tanggal 26 Agustus 2018 dilaksanakan bedah rumah dengan tajuk Hari jadi Polwan ke-70.

Kegiatan bedah rumah itu dimulaiĀ  pukul 08.00 pagi WIB, yang dihadiri lanhsung oleh Muspika Dampit, Ipda Erna Tri Marheni (Ketua tim Polwan polres Malang), Polwan Polres Malang, Malang Willy’sĀ  Cub, PMI, Karang Taruna Turen dan komunitas Turen bersatu.IMG-20180827-WA0026Simpati warga pada kegiatan itu sangat tinggi, ada yang memberikan bantuan berupa semen, batu, pasir, bata, asbes dan kayu. Selain itu dana yang terkumpul puluhan juta rupiah didapat dari para simpatisan, serta warga Dampit yang bekerja diluar negri.

Tak hayal, kegiatan itu membuat Kapolsek Dampit AKP Amung Sri Wulandari sangat bangga bercampur haru. Saat dikonfirmasi melalui Kanit Binmas Bripka Anton Sugianto SH, MH, dirinya sangat berterima kasih pada semua pihak yang terlibat pada kegiatan bedah rumah.

“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu Ibu Saelah dengan ihlas. Bagaimanapun beliau adalah seorang pejuang kemerdekaan, sudah sepatutnya mendapat bantuan dari kita semua atas jasa jasanya,” ungkap Anton dengan bangga. (Ardian)

Facebook Comments