PARKIR TAK BERATURAN, MENUAI KEMACETAN DI AKSES JALAN MENUJU PASAR TAMBELANGAN

0
226

SAMPANG, BrataPos.com – Kemacetan lalu lintas di Jalan raya Tambelangan, tepatnya sekitar Pasar Tambelangan Kecamatan Tambelangan semakin memprihatinkan. Padatnya arus lalu lintas di kawasan yang menghubungkan Jalan KH. Ali Nuruddin pertigaan pasar ini terjadi sepanjang hari, karena dengan adanya parkiran yang tak teratur dan dibiarkan parkir sembarangan.

Pantauan Brata Pos senin (20/8/2018) terlihat jelas titik-titik kemacetan berada pada persimpangan akses jalan menuju pasar, tepatnya di depan pasar Tambelangan dan Jalan KH Ali Nurrudin akses jalan memuju SMK 1 Tambelangan

Pada titik ini, faktor utama kemacetan disebabkan oleh padatnya aktivitas pedagang maupun bongkar muat Pick up yang diparkir pada sisi sebelah kiri Jalan hingga berbelok menuju Jalan KH Ali Nurruddin mengarah pada akses jalan menuju sekolah SMK 1 Tambelangan.IMG-20180820-WA0015Selain itu, kemacetan pada titik ini diperparah juga dengan adanya kendaraan yang di parkir di pinggir jalan sehingga kemacetan pun tak dapat dihindari, kerena jalan tersebut jadi terlalu sempit untuk kendaraan berpapasan. Kemacetan arus lalu lintas yang mengular hingga satu kilo serta bertumpuk di beberapa persimpangan jalan pada kedua arah tersebut.

Kemacetan itu disebabkan oleh tertutupnya hak pejalan kaki akibat adanya pedagang kaki lima yang juga berjualan di pinggir jalan. Akibatnya, para pejalan kaki maupun pengunjung harus rela berjalan kaki di bahu hingga tengah jalan, sehingga menyebabkan kendaraan yang melintas untuk memperlambat laju kendaraannya.

Yatno (45) warga pengguna akses jalan menuju pasar  mengaku lelah dan resah setiap kali dirinya harus melewati Jalan menuju pasar dan persimpangan Pasar Tambelangan saat pulang ataupun pergi kantor.  khususnya pada jam-jam padat kerja, kondisi kemacetan dan padatnya kendaraan masih belum dapat dihindari.

“Macet hampir setiap hari senin dan jumat soalnya masalahnya banyak, kalau mau disebutin pertama karena banyak warga yang tidak tertib. Kondisi macet dan padatnya arus lalu lintas bukan hanya di jalan-jalan utama saja, tetapi terlihat juga pada jalan KH Ali Nuruddin tepatnya di barat pasar Tambelangan,” kata dia.

Saat kami minta penjelasan pada Moh Syarifuddin kepala pasar dirinya tidak punya wewenang untuk parkir. “Saya tidak punya wewenang mas semua itu wewenang Dinas Perhubungan (Dishub), hanya saja pihak pasar cuman bisa membantu tenaga aja untuk mengatur kendaraan,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan kepala pasar karena itu wewenang dinas perhubungan (Dishub), kami pun meminta keterangan bagaimana tindakan dinas terkait tentang adanya parkir tak beraturan dan menuai kamacetan, namun disayangkan pihak dinas perhubungan tidak ada yang bisa di mintai keterangan dikarenakan petugas yang biasa dibidang parkir tidak ada dikantor. “Kabid pun masih ada tamu,” ungkap salah satu pegawai Dinas Perhubungan. (ryn/far)

Facebook Comments