Pejabat Eselon III Dinkes, Dicecar 25 Pertanyaan Oleh Penyidik Pidsus

0
189

GRESIK, BrataPos.com – Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 32 kepala Puskesmas se-Gresik selama 2 hari pekan lalu. Kini giliran pejabat eselon III yang menjabat di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik yang diperiksa. Sekitar jam 9.00 WIB, pejabat eselon III tersebut yakni Kasubag Rengram, Rusma Winda, Kabid Pelayanan Kesehatan Hari Tutik Rahayu dan Bendahara Eni Wahyuni, mereka langsung masuk ke ruang penyidik Pidsus Kejaksaan Negeri Gresik Selasa, (14/8/2018).

Tiga pejabat Dinkes dipanggil oleh tim Kejaksaan dimintai keterangan seputar pomotongan dana Kapitasi BPJS Kesehatan yang disunat oleh oknum pejabat Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik. Saat keluar dari ruang penyidik pidsus ke-tiga pejabat tersebut para awak media yang sedang menunggu, mereka tidak menjawab saat awak media melontarkan pertanyaan. Mereka langsung masuk mobil dan meninggalkan kantor Kejaksaan.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Andie Dwi Subianto mengatakan, Agenda hari ini, kita memeriksa tiga pejabat dari Dinkes Gresik. Mereka ada yang menjabat sebagai Kabid, Bendahara, dan Kasubag. Pemeriksaan ini terkait mekanisme atau prosedur pencairan dana BPJS Kesehatan dan juga pemotongannya, katanya.IMG_20180815_061122Para pejabat tersebut, lanjut Andrie, diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi. Dia pun membeberkan bila salah satu diantara ketiga pejabat tersebut memiliki peran cukup penting. Yang mana salah seorang saksi selaku Kabid ini diketahui sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam hal penggelolaan dana BPJS Kesehatan.

“Kebetulan yang Kabid ini yang kita periksa selaku KPA. Kita tidak bisa membeberkan nama-nama saksi yang kita periksa saat ini. Namun untuk para saksi kita cecar dengan masing-masing 25 pertanyaan,” ungkapnya.

Bila mengacu dari proses penggeledahan yang berlangsung 6 Agustus 2018 lalu, bisa jadi ketiga pejabat eselon III Dinkes Gresik yang diperiksa Kejari Gresik hari ini (14/08/2018) antara lain. Kabid Pelayanan Kesehatan Hari Tutik Rahayu, Bendahara atau Kasubag Keuangan Eni Wahyuni dan Kasubag Program dan Pelaporan Rusmawinda.

Disinggung terkait agenda pemeriksaan Kepala Dinkes Gresik Moh Nurul Dholam, Andrie menegaskan, pihaknya berencana memeriksa yang bersangkutan pada Kamis (16/08/2018) depan. “Kemungkinan pemeriksaannya hari Kamis besok. Dan saya yakin (Kepala Dinkes Gresik) akan kooperatif,” tegasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya. Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik yang terdiri dari Kasi Intel dan Kasi Pidsus mendatangi kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik Senin, (6/8/18) lalu. Sekitar jam 8.00 pagi WIB tim Kejaksaan yang diback-up oleh petugas dari Kejaksaan Agung dan tim Black Panther Polres Gresik langsung menuju ke ruang kerjanya dr Moh Nurul Dholam Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Gresik yang berada di lantai 2 untuk mencari bukti terkait pemotongan dana Kapitasi BPJS Kesehatan. Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi Kejaksaan Negeri Gresik juga obok-obok rumah pribadi Nurul Dholam. Dari rumah tersebut tim Kejaksaan juga berhasil membawa barang bukti. (jml)

Facebook Comments