Desa Buddih Pademawu, Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 73, Dengan Berbagai Macam Lomba

0
151

PAMEKASAN, BrataPos.com – Perayaan HUT RI ke 73 tahun 2018 sudah mulai kita rasakan mulai awal bulan agustus. Berbagai tornamen sudah terpasang mulai dari bendera merah putih, umbul umbul, lampu-lampu berkelap kelip terlihat berjajar indah di sepanjang jalan desa Buddih, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, dan dimeriah juga dengan berbagai macam perlombaan, hari Sabtu, (11/08/2018).

Mukhlis selaku Kepala Desa Buddih mengatakan kepada awak media Bratapos.com Indonesia adalah negara tempat tinggal kita. Kecintaan kita terhadap negeri ini tidak bisa kita ungkapkan dengan kata-kata. Perjuangan para pahlawan untuk merebut kemerdekaan yang akhirnya kita dapatkan pada tanggal 17 Agustus 1945, merupakan awal dari perjuangan bangsa indonesia untuk bersama sama kita isi dengan persatuan dan kesatuan untuk menjaga keutuhan NKRI.

“Berbeda boleh saja karena dengan perbedaan kita akan saling melengkapi, Tapi janganlah perbedaan jadi penghalang untuk maju. Maka dari itu mari kita buktikan dengan kita bersama sama merayakan hari ulang tahun kemerdekaan RI yang ke 73, mari kita bersama sebagai penerus para pejuang untuk menjaga persatuan dan kesatuan, dan mempertahankan NKRI,” kata kades.

Indrawati Ningsih selaku Ibu Kepala Desa Buddih, di tempat yang sama mengatakan kepada awak media, Dengan diadakannya kegiatan lomba untuk menyambut HUT ke 73, Saya berharap disamping mengisi kreatifitas para pemuda, juga dapat menumbuhkan semangat masyarakat terutama untuk kelompok anak-anak, selain itu juga dapat menghibur masyarakat, harapnya.IMG-20180812-WA0002Alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan aman dan lancar, Semoga dengan terlaksananya beberapa kegiatan lomba dapat mewujudkan hubungan kekeluargaan masyarakat Desa Buddih, tuptupnya Indrawati Ningsih selaku Ibu Kepala Desa Buddih.

Ditempat terpisah Ketua panitia perlombaan Desa Buddih Abdul Karim mengatakan, dia bersyukur warga begitu antusias mengikuti berbagai lomba yang diadakan oleh desa kami. Menurutnya berbagai lomba itu bisa membuat silaturahmi antar warga serta mempererat persaudaraan masyarakat desa Buddih, apalagi program kami ini dapat dukungan dari tokoh masyarakat.

“Animo masyarakat desa Buddih sangat tinggi dan penuh semangat mengikuti lomba sehingga mereka dapat memaknai semangat perjuangan kemerdekaan RI,” ujar Abdul Karim pada awak media.

Adapaun lomba yang dipertandingkan yakni diantaranya yang paling menarik Sepak Bola Joget, yang diikuti 13 tim dan setiap tim 4 orang, peserta laki-laki dan diwajibkan memakai baju daster (pakaian wanita).

“Diantara perlombaan Sepak Bola Joget ini mas yang paling menarik dan diminati masyarakat, karena disela peserta bertanding kalau mendengar musik, maka peserta yang bertanding harus berhenti dan harus berjoget, dan juga peserta diwajibkan menggunakan baju daster,” tutupnya.

Nila Indria Sari Selaku sekretaris dari perlombaan di Desa Buddih, melalui Via WhatSap, dia berharap, agar perlombaan ini setiap tahun untuk terus diselenggarakan, agar para pemuda bisa mengenang jasa para pahlawan.

“kami berharap untuk masyarakat Desa Buddih khususnya, agar senantiasa meneruskan kegiatan kegiatan semacam ini dimasa mendatang untuk mengisi hari kemerdekaan RI, selain untuk mengenang perjuangan para pahlawan juga untuk mengisi energi positif para pemuda bangsa ini,”  harapnya Nila.

Kegiatan ini melibatkan seluruh elemen masyarakat Desa Buddih mulai dari kalangan anak-anak hingga dewasa dan Juga Ibu-ibu, tutupnya. (Anton).

Facebook Comments