Seorang Paranormal Duduk di Kursi Pesakitan

0
81

GRESIK, BrataPos.com – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik Agung Sucipto jatuhi hukuman 10 bulan dibui pada terdakwa Yuli Pratamawati (26) warga Dusun Krajan 1-B RT 02 RW 06, Desa Labak Harjo, Kecamatan Ampel Gading, Kabupaten Malang, yang digelar di ruang Tirta Pengadilan Negeri (PN) Gresik kemarin, (9/8/18).

Terdakwa yang berprofesi sebagai paranornal itu diseret ke Pengadilan lantaran nekat mencuri pedang samurai yang ditaruh di atas lemari dan Handphone miilik koban R Bayu Purwadi warga Jl. Jaksa Agung Suprapto Gang 5 No. 8 RT 01 RW 05 kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik pada tanggal 13 Maret 2018 yang lalu.

Ketua majelis hakim Agung Sucipto saat bacakan amar putusannya, wanita yang sudah memiliki 2 anak itu saat duduk di kursi pesakitan mendengarkan amar putusan sempat menangis dihadapan persidangan. Terdakwa terbukti secara sah meyakinkan bersalah melanggar sesuai pasal 362 KUHP.

“Mengadili, terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pencurian sebagaimana telah diatur dalam pasal 362 KUHP. Menjatukan pidana selama 10 bulan dibui,” cetus ketua hakim.IMG-20180809-WA0084Putusan hakim lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mansur. Dimana pada sidang sebelumnya yang beragendakan tuntutan, jaksa menuntut terdakwa 1,6 bulan penjara.

Meski begitu, putusan majelis hakim belum berkekuatan hukum tetap (inkrah), pasalnya terdakwa yang terus menangis itu belum menerima atau masih pikir-pikir, begitu pula dengan JPU. Hakim pun memberikan waktu selama 7 hari untuk pikir-pikir.

Perlu diketahui, terdakwa ditangkap Polsek Kota Gresik di rumahnya di Malang pada hari Sabtu tanggal 17 Maret 2018 sekitar jam 14.00 WIB. (jml)

Facebook Comments