Kejari Gresik, Segera Panggil Kadinkes

0
149

GRESIK, BrataPos.com – Tim Kejaksaan Ngeri (Kejari) Gresik terus mendalami kasus dana Kapitasi yang disunat oleh oknum Dinas Kesehatan. Tim kejaksaan benar-benar serius dalam kasus pemotongan dana kapitasi itu, untuk membongkar praktik yang sudah terjadi selama satu tahun dari 2016-2017 tim kejaksaan panggil beberapa kepala puskesmas.

Hal keseriusan tim kejaksaan terbukti hari ini (9/8/18) memanggil 24 orang dar 12 puskesmas yang terdiri dari Bendahar dan kepala Puskesmas. Kedatangan kepala puskesma dan bendahara ke kantor ke-kejaksaan sekitar jam 09.00 WIB. Satu-persatu 24 orang tersebut masuk ke ruang staff pidsus.

Salah satu bendahara puskesma saat keluar dari ruang staff pidsus yang hendak melaksanakan sholat dzuhur sempat beberapa wartawan melontarkan pertanyaan. Ada beberapa pertanyaan bu dari penyidik tim pidsus.IMG-20180809-WA0034“Saya tidak tahu mas, saya tidak berani berkomentar. Yang jelas saya ditanyai soal dana Kapitasi saya hanya dimintai keteranga itu saja,” ucap bendara yang mengaku dari puskesmas Cerme.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Gresik Marjuki saat konfrensi Pers mengatakan, hari ini pihaknya memanggil 12 kepala puskesmas beserta bendaharanya, dari 32 puskesmas se-Kabupaten Gresik. Sisanya dijadwalkan besok hari Jumat (10/8/18).

“Pemeriksaan masih berlanjut, kemungkinan besar memakan waktu lama, yang jelas semua tim Pidsus masih bekerja. Yang pasti pertanyaan masih seputar dana Kapitasi yang disunat oleh oknum Dinas Kesehatan. Untuk jumlah pemotongan masing-masing puskesmas masih belum tahu, pasalnya pemeriksaan masih berlangsung,” kata Marjuki.IMG-20180809-WA0032Lanjut Marjuki, untuk Kepala Dinas pihaknya akan segera dipanggil. Kalau semua puskesmas sudah selesai semua pasti kami akan panggil. Jadi kita memastikan dulu di puskesmas terkait pemotongan.

“Pekan depan pasti kami panggil pihak-pihak Dinas Kesehatan. Bila nanti puskesmas sudah diperiksa semua kemungkinan besar kami akan berkoordinasi dengan pihak BPK (Badan Pemeriksaan Keuangan) untuk mengetahui jumlah kerugian negara,” jelasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya. Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik yang terdiri dari Kasi Intel dan Kasi Pidsus mendatangi kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik Senin, (6/8/18). Sekitar jam 8.00 pagi WIB tim Kejaksaan yang diback-up oleh petugas dari Kejaksaan Agung dan tim Black Panther Polres Gresik langsung menuju ke ruang kerjanya Moh Nurul Dholam Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Gresik yang berada di lantai 2. Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi Kejaksaan Negeri Gresik berhasil menyita 2 komputer, 2 laptor, 10 handphone, buku tabungan pribadi Kadinkes dan puluhan buku tabungan yang ditemukan serta sejumlah dokumen.

Selain obok-obok kantor Dinkes, tim Kejaksaan Negeri Gresik juga obok-obok rumah pribadi Nurul Dholam. Dari rumah tersebut tim Kejaksaan juga berhasil membawa barang bukti. (jml)

Facebook Comments