Polres Gresik, Ringkus 71 Tersangka

0
94

GRESIK, BrataPos.com – Maraknya jambret jalanan dan Curanmor di Kota Santri akhir-akhir ini membuat masyarakat resah. Keresahan itu terjawab sudah setelah kemarin (6/8/18) Polres Gresik yang dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro beber hasil tangkapan di halaman Mapolres Gresik.

Hasil ungkap kejahatan jalanan itu dalam cipta kondisi menjelang Asian Games, Polres Gresik berhasil tangkap 71 tersangka dari 56 kasus. Penangkapan itu dilakukan selama kurun waktu 3 bulan.

Yang sangat menonjol dalam kasus ini jambret jalanan. Pasalnya akhir-akhir ini beberapa masyarakat Gresik menjadi korban jambret jalanan dan sangat resah. Akhirnya Polisi berhasil ringkus 2 tersangka yang diketahui bernama Abdul Muin (26) warga Kampung Gedang RT 02 RW 01 Desa Pesanggrahan, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo. Kala itu, pelaku beraksi seorang diri dengan mengendarai motor Honda CBR nopol DK 4607 QI.IMG-20180808-WA0041Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro dengan didampingi Kasat Reskrim AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo saat Pres Relase mengungkapkan, dari 56 kasus mengamankan 71 tersangka. Yakni kasus curas 3 tersangka, curat 51 tersangka, cubis 13 tersangka, premanisme 1 tersangka, pemalsuan STNK 3 tersangka, jambret jalanan 2 tersangka, curanmor 2 tersangka dan pencurian ternak 4 tersangka.

“Kami juga mengamankan dua pelaku jambret lainnya berinisial AGS warga Plumpang, Tuban dan RN warga Sukomanunggal, Kota Surabaya. Modus pelaku kejahatan ini biasanya membuntuti korban, yang rata-rata sasaranya para pelajar dan kaum wanita. Begitu melintas di jalan yang sepi, mereka lalu melakukan perampasan,” ungkap Wahyu.

Dia pun menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa waspada saat berkendara di jalan raya. Pada saat berboncengan atau berkendara tolong handphone disimpan di dalam tas. Jangan sampai dipegang atau menelpon sambil berkendara.

“Ada sejumlah titik rawan penjambretan. Antara lain di jalanan Kawasan Industri Gresik (KIG) yang cenderung sepi dan minimnya lampu penerangan. Kita berusaha semaksimal mungkin. Disini ada tim Black Panther yang telah berkordinasi dengan petugas reskrim Polsek jajaran. Karena kasus jambret ini sudah betul-betul meresahkan dan perlu adanya tindakan tegas,” pungkasnya. (jml)

Facebook Comments