Bumiaji Diserbu Pengembang, Dewan Desak Raperda

0
333

BATU, BrataPos.com – Wilayahnya kesohor subur dan makmur, banyak sumber  air dan lahan hijau. Namun, Desa Bumiaji Kecamatan Bumiaji saat ini diserbu pengembang. Ironisnya,  diantara mereka ada yang belum mengantongi ijin. DPRD Kota Batu menyoroti ada beberapa perumahan di Bumiaji menyalahi aturan.

Ketua DPRD Cahyo Edi Purnomo menanggapi kenyataan itu dengan berang. Politisi PDIP ini mensinyalir ada ketidak beresan dalam hal perijinan dan tata ruang Kawasan Bumiaji.

“Saya pribadi tidak menyalahkan pengembang. Karena selama ini tidak ada aturan yang baku mengenai itu. Tapi kalau dibiarkan, lahan hijau bisa jadi perumahan semua,” sindir dia.

Menurut dia lagi, sudah lama Dewan berkirim surat pada exsecutive, tapi belum ada tanggapan. Padahal kawasan Bumiaji adalah salah satu kawasan lahan hijau dan resapan air. Sangat janggal kalau tidak segera dibuat Raperda tata ruang kawasan.

“Iya sudah lama saya menanyakan pada Bapeda dan Dinas PUPR. Tapi selama ini, belum ada langkah konkrit dari mereka. Ngajak ngobrol bareng  bahas Raperda juga tidak. Nanti kalau saya marah marah sendiri, dikira ada sentimen pribadi,” keluh Cahyo.

Apa yang dirasakan Cahyo cukup beralasan. Bila tidak segera dibuatkan Perda, dampaknya bisa ke warga sekitar. Mengingat ada beberapa perumahan yang berdekatan dengan pemukiman warga. Dari pantauan Brata Pos, satu unit rumah dipasarkan Rp. 350 juta – Rp. 600 juta.(Ardian)

Facebook Comments