Dirut PDAM Kota Batu, Terkesan Menghindar Dari Wartawan

0
729

BATU, BrataPos.com – Perpanjangan waktu itu lazim digunakan dalam istilah sepak bola. Saat gelaran turnamen, yang memasuki babak semifinal dan final untuk agar menentukan pemenang.

Namun istilah perpanjangan waktu juga dipakai PDAM kota Batu untuk merekrut TKTT. Dari jadwal yang seharusnya ditutup Tanggal 4 Agustus diperpanjang hingga 8 agustus.

Setelah diberitakan Media Brata Pos, perpanjangan waktu dalam rekrutmen karyawan itu mendapat kritikan dari nitizen.

“Baru kali ini ada rekrutmen karyawan memakai istilah perpanjangan waktu. Terkesan asal-asalan dan tidak profesional,” cuitnya.

Tak hanya itu, Ketua LSM Alap-alap Gaib Sampurna ikut angkat bicara, menurutnya, PDAM harus lebih profesional lagi.

“Selama ini layanan PDAM pada pelanggan sudah bagus. Seharusnya dalam rekutmen TKTT tidak terburu buru, dikonsep yang matang. Untuk apa diperpanjang, nanti malah molor molor lagi,” terang gaib.

Masih kata Gaib, kalau hanya merekrut karyawan tidak tetap, seharusnya itu tidak perlu dilakukan.

“Kalau hanya kebutuhan TKTT, cukup diambilkan warga Batu saja. Tidak perlu memgambil tenaga kerja dari luar daerah.” sindir Gaib, senin (6/8/18).

Meski begitu, Direktur Utama PDAM, Eddy Sunaedi alias Sokeh, saat dihubungi via ponselnya, tidak juga merespon. Sokeh terkesan tidak menanggapi dengan serius. Beberapa kali ditelpon dan di WA tidak ada respon.

“Untuk apa telpon dan ketemu, wong kamu sudah memberitakan seperti itu. Berita seperti itu tidak mendidik publik,” kata sokeh via W A. (Ardian).

Facebook Comments