Rekrutmen PDAM Kota Batu, Dinilai Kurang Profesional

0
1304

BATU, BrataPos.com – Sebagai Badan Usaha Milik Daerah Kota Batu, PDAM terus berupaya meningkatkan pelayanan pada pelanggan. Terkini, PDAM, membutuhkan Tenaga Kerja Tidak Tetap (TKTT) dengan waktu yang singkat berakhir sabtu (4/8/18. Namun hal itu banyak kalangan menilai panitia seleksi kurang persiapan yang matang dalam penentuan waktu.

Buktinya, rekrutmen TKTT PDAM  waktunya diperpanjang hingga Rabu (8/8/18), dengan alasan klasik. Penilaian itu, disampaikan oleh salah satu pelamar yang tidak mau disebut namanya, Minggu (5/8/18).

Menurut sumber ini, peluang penerimaan TKTT  di deadline sangat tidak masuk diakal. Dengan persyaratannya yang cukup rumit, waktu yang diberikan sangat mepet. Sumber ini memprediksi, bahwa pelaksanaan rekrutmen TKTT tidak berjalan baik dan diyakini gagal.

“Pengumuman dari PDAM terkait  PKTT dimulai tanggal 30 juli – sabtu 4 Agustus 2018. Padahal persyaratan kelengkapan bagi pelamar mekanismenya cukup banyak yang harus dilalui. Dari SKCK, surat sehat dari Dokter, surat keterangan dari BNN, surat keterangan bekerja dan tidak dipecat, serta legalisir ijasah,” kata sumber tersebut.

Lanjutnya, Dengan persyaratan yang detail itu, apa mungkin bisa ditempuh dalam waktu singkat. Mengingat, jum’at (3/8/18) seluruh perangkat Desa se-Kota Batu kegiatan out bond di Kasembon Malang. Belum lagi waktunya terpotong hari sabtu dan minggu (libur).

“Pelamar hanya diberi kesempatan  waktu tiga hari. Artinya Pansel PKTT patut diduga tidak profesional dan tidak mempertimbangkan dengan detail. Sehingga, kesannya asal-asalan dan terkesan keburu buru. Atau mungkin hanya ingin memenuhi target penyerapan anggaran untuk gawe itu,” tandasnya.

Pelamar lainnya yang berinisial S saat dikonfirmasi Brata Pos ikut membenarkan. Menurutnya, saat membaca berita online, Pansel PKTT sudah ada 50 pelamar. Dari jumlah 50  itu, sepuluh persennya belum mengumpulkan data yang valid.

“Seharusnya PDAM lebih transparan berapa jumlah yang akan direkrut dari lima kategori PKTT. Pansel harus terbuka, apalagi melibatkan tim ahli dari perguruan tinggi ternama. Kalau tidak transparan, bisa berdampak pada reputasi Perguruan Tinggi tersebut,” ungkapnya S di alun alun Batu.

Seperti diberitakan beberapa Media online, PDAM Batu buka lowongan kerja. Dibuka tanggal 30 juli – 4 agustus 2018. Mengingat jumlah peminatnya minim, waktunya diperpanjang hingga 8 Agustus 2018. Lima katagori PKTT yang dibutuhkan meliputi, bidang hukum, mampu melayani pelanggan, mampu membaca meter, teknik dan tehnologi informasi.

Sesuai jadwal diawal, seleksi atminitrasi tanggal 6 – 8 agustus. Tes tulis 13 agustus. Wawancara 20 agustus. Pengumuman 23 agustus. Pembekalan 27 – 28 agustus. Setelah itu training tiga bulan. Akankan jadwal itu berubah sesuai situasi dan kondisi?

Direktur PDAM Kota Batu Eddy Sunaedi atau yang sering dipanggil Sokeh saat dikonfirmasi belum ada respon. Telpon dan WAcdari wartawan tidak dibalas. (Ardian/bersambung…….)

Facebook Comments