Bangkitkan Semangat Jauh Narkoba Dari Usia Dini

0
95

SURABAYA, BrataPos.com – AZNO TEAM DPD Jawa Timur melaksanakan Penyuluhan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba). Dalam kegitan tersebut kali ini diselenggarakan di sekolah SD Yayasan Al Ahmadi yang terletak di Jalan Simorejo VI No. 3 Surabaya pada Sabtu kemarin, (4/8/18 pukul 09.00 WIB.

Dengan mengusung tema “Menyelamatkan Anak Bangsa”, turut hadir dalam pelaksanaan ini seluruh pengurus dan anggota AZNO TEAM DPD Jatim, Kapolsek Sukomanunggal Kompol Mulyono, S.H., M.H., Kanit Binmas Polsek Sukomanunggal, Babinsa Koramil 05 Tandes, Lurah Simomulyo, Muspika Kecamatan Sukomanunggal, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Wali Murid, Guru-guru, serta murid-murid SD kurang lebih sekitar 300 siswa.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SD Yayasan Al Ahmadi Rusmina, S.Ag., mengucapkan terima kasih kepada AZNO TEAM yang sudah memberikan Penyuluhan dan Pemahaman akan dampak Bahaya Narkoba.

“Kami juga menghimbau kepada wali murid agar selalu menjaga anak-anak di rumah. Sedangkan untuk di sekolah tanggung jawab guru, Karena peredaran Narkoba saat ini menyasar pada anak-anak usia dini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPD AZNO TEAM Jatim Dwi Retno Wudajati, M.Pd., menuturkan kepada siswa-siswi, Bahwa demi menyelamatkan generasi penerus bangsa, termasuk para pelajar yang sangat rentan dengan peredaran Narkotika, Maka dilakukan program P4GN di sekolah-sekolah.

“Setelah sukses di sekolah Pawiyatan beberapa waktu lalu. Kali ini AZNO TEAM DPD Jatim kembali melakukan Penyuluhan dan Pemahaman tentang P4GN di sekolah Yayasan Al Ahmadi,” Katanya memulai acara.IMG-20180805-WA0002Perlu diketahui bersama, Lanjutnya, Narkotika itu sangat berbahaya, baik bagi tubuh maupun perkembangan manusia kedepannya. Oleh sebab itu, Jauhi apapun bentuk dan namanya Narkoba.

“Narkoba itu sangat banyak jenisnya dan bentuknya. Karenanya butuh peran serta seluruh elemen masyarakat, baik guru-guru pendidik, orang tua, dan organisasi kemasyarakatan seperti AZNO TEAM ini,” paparnya.

Narkoba adalah singkatan dari Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adiktif lainnya. Menurut Hasil Survei Nasional Penyalahgunaan Narkoba di 34 Provinsi Tahun 2017 yang bekerjasama dengan Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia, Angka prevalensi menurut usia penyalahguna menurut kelompok usia 30 tahun masih lebih tinggi dibandingkan usia 30 tahun baik pada pekerja laki-laki maupun pekerja perempuan.

“Sedangkan Prevalensi tertinggi ada pada kelompok berpendidikan tamat SD dan tamat SMP. Hal ini patut menjadi perhatian, Dimana sasaran narkoba menyasar pada kelompok berpendidikan dasar (tamat SD dan tamat SMP),” terangnya. (Bnd/irf)

Facebook Comments