Akibat Hubungan Asmara Kandas, Pemuda Ini Akhiri Hidup

0
398

BANDUNG, BrataPos.com – Tidak ada kata -kata lain. Putus cinta memang sangat menyakitkan. Berpisah dengan seseorang yang pernah menghabiskan waktu bersama pasti tidak mudah lepas begitu saja. Berpisah dengan sang ke-kasih tentu menyakitkan. Jalan pintas pun dilakukan untuk menghilangkan rasa sakit.

Seperti yang dialami oleh pemuda di Cililin Bandung Barat. Pria muda itu bernama Hilal (26), ditemukan tewas gantung diri di pohon. Polisi menduga pemuda yang nekat akhiri hidupnya itu motifnya putus cinta dengan sang pujaan hati yang selema masa hidupnya didamba-dambakan.

Jasad Hilal ditemukan keluarga di belakang rumahnya, tepatnya di Kampung Sukamulya, Desa Bongas, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Jumat (3/8/18), sekitar pukul 10.00 WIB. Lokasi Hilal gantung diri berada di kebun kayu yang terhalang beberapa rumah warga setempat.

Kapolsek Cililin AKP Dadan MD Saputra mengatakan, pihak keluarga terakhir bertemu Hilal pada Kamis (2/8/18) kemarin, sekitar pukul 16.30 WIB.

“Menurut informasi dari keluarga, kemarin sore dia (Hilal) pergi dari rumah. Kemudian, jam sepuluh siang tadi ditemukan di belakang rumahnya dalam keadaan tewas gantung diri,” kata Dadan via telepon.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), sambung Dadan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Hilal. Polisi menyebut pemuda tersebut bunuh diri.

Soal motif Hilal bunuh diri, kata Dadan, diduga gara-gara hubungan asmara. Sebab, menurut Dadan, Hilal sempat mengatakan berniat bunuh diri kepada teman dekatnya kalau putus dengan sang pacar.

“Kata teman dekat korban, ini disebabkan putus cinta. Dia (Hilal) bilang ke temannya, kalau diputusin pacar bakal bunuh diri,” ujar Dadan.

Lebih lanjut Dadan menuturkan pihak keluarga mengaku ikhlas dengan kematian Hilal. Bahkan keluarga menolak jenazah Hilal diautopsi.

“Keluarga, termasuk juga orang tuanya, bilang kalau kejadian ini musibah dan tidak perlu diautopsi. Kemudian dibuat pernyataan yang ditandatangani oleh Kepala Desa. Tidak ada peninggalan berupa surat wasiat yang ditinggalkan,” pungkas Kapolsek. (*/red)

Facebook Comments