Kepala UPT Puskesmas Larangan, Blusukan Ke Desa

0
58

PAMEKASAN, BrataPos.com – Untuk menuntaskan program rumah warga agar memiliki jamban sehat. UPT Puskesmas Larangan, Kabupaten Pamekasan mempunyai Inovasi percepatan Open Defecation Free (ODF) yang dikemas dengan Gerakan Sadar Bangun Jamban Keluarga (rasa bangga) dengan “Sedekah Jamban”, (4/8/18.

Kepala UPT Puskesmas Larangan Erlina mengatakan bahwa, Gerakan inovasi ini cukup sederhana dan pihaknya sangat optimis untuk menuntaskan sebanyak 7 Desa di Kecamatan Larangan, terutama di dua Desa yang belum ODF.

“Dua Desa tersebut yang jadi fokus kerja kami adalah Desa Blumbungan dan Desa Larangan luar, Kedua desa ini betul-betul membutuhkan perhatian extra, karena memang daerahnya sangat luas, padat penduduk, Maskipun dan kondisi medannya yang berbatu,” terangnya, Sabtu (4/8/18).

Namun pihaknya bersama lintas sektor akan berupaya tetap menuntaskan dengan cara memperdayakan masyarakat dan petugas Kesling untuk membentuk paguyupan kader kesling.IMG_20180804_130947“Dari paguyupan ini terbentuklah kepengurusan yang melibatkan lintas sektor dengan komitmen bersama untuk menuntaskan warga yang belum memiliki jamban sehat,” ucapnya.

Menurut dia, kegiatan ini direspon positif oleh pihak kecamatan, jadi selain dari program sedekah jamban yang sudah berjalan, bapak Camat mengharapkan penuntasan warga yang belum memiliki jamban sehat untuk dimasukkan ke dana ADD.

“Sementara dari sedakah jamban ini, kami sudah berhasil membangun sebanyak 31 jamban sehat untuk warga Desa Blumbungan. Namun masih ada sisa sekitar 47 rumah warga yang belum. Sementara itu di desa Larangan luar, kami sudah proses pembangunan jamban sebanyak 29, dan ini masih butuh sekitar 60 jamban yang harus kita bangun,” ulasnya.IMG-20180804-WA0026Adapun sumber dana “Sedekah Jamban” menurut Erlina, pihaknya menggerakkan semua anggota paguyupan Kader Kesling membuat Proposal dan masuk kesemua lini, pengusaha, Organisasi Pengajian, termasuk pula lintas sektor.

“Jadi bagaimanapun kami semua bertanggung jawab dalam penuntasan rumah warga untuk ODF ditahun 2018 ini, dan itu kami buktikan dimulai dari kami dulu, yaitu dengan sebanyak 48 orang Kader Kesling menjadi donatur dengan menyisihkan uang Rp. 10.000 tiap bulan, ditambah lintas sektor dan seluruh pegawai Puskesmas Larangan sepakat jadi donatur,” tuturnya.

Kedepan harapan kami selaku kepala UPT Puskesmas Larangan, mohon dukungannya semua pihak, terutama dari aparatur Desa agar program ini berjalan dengan lancar, dan mudah – mudahan sebelum akhir 2018 kami sudah bisa menuntaskan rumah warga yang belum ODF, Pungkasnya. (Anton)

Facebook Comments