Adakan Audensi, Rekan MMD Tuntut Dinas DLH

0
452

Sampang, BrataPos.com – Kamis (26/7/18 ) teman teman MMD (Mahasiswa dan Masyarakat Desa) adakan audensi di kantor DLH (Dinas Lingkungan Hidup) . Dalam kegiatan audensi tersebut berisikan tuntutan perihal bak sampah di Kabupaten Sampang banyak yang tak berfungsi dan sampah berserakan.

Namun sebelumnya Kadis (kepala dinas) DLH tidak dapat Menemui teman dari MMD (Mahasiswa dan Masyarakat Desa), karena ada kegiatan diluar kantor, dimana sebelumnya seolah pihak kantor DLH tidak mau melaksanakan audensi karena kadis belum menyampaikan surat yang telah diluncurkan oleh pihak MMD.

Ketua MMD Moh Usman sendiri sudah memberitahukan bahwasannya surat pemberitahuan sudah diluncurkan seminggu sebelumnya, kadis DLH setelah dihubungi melalui telepon selulernya memberikan wewenangnya pada kabid kebersihan Akh Syarifuddin untuk bisa melakasakan audensi tersebut.IMG-20180726-WA0021Sebelumnya 1 tahun yang lalu pihak MMD sudah melakukan audensi pada pihak DLH mengenai bak sampah tersebut, namun sampai detik inipun belum ada tanggapan ataupun melakukan tindakan perihal yang telah disampaikan 1 tahun yang lalu, maka dari itu MMD melakukan audensi kembali, katanya.

Sampah adalah sesuatu yang dihasilkan dari aktfitas rumah tangga industri maupun alam. Sehingga sampah menjadi awal permasalahan yang berdampak pada kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Dalam UU no 18 tahun 2008 tentang pengelolahan sampah dijelaskan bahwa pemerintah/pemerintah daerah bertugas menjamin terselenggaranya.

pengelolahan sampah yang baik dan berwawasan lingkungan. Namun fakta di lapangan dalam penanganan sampah tidak optimal di Kabupaten Sampang, pasalnya ditemui dibeberapa lokasi yang marak sampah seprti di jalan Ponogoro.  Jl rajawali 3 taman wijaya kusuma, banyak sampah yang belum teratasi dan cenderung dibiarkan oleh pihak DLH, sehingga menimbulkan keresahan masyarakat kabupayen Sampang.

Disamping itu meskipun pemerintah kabupaten sampang membangun bank sampah tidak sulosi nyata dalam menangani sampah, pasalnya bank sampah yang ada hanya sebatas bangunan tidak ada fungsi dan manfaat, hal ini kami MMD mempertanyakan keberadaan bank sampah tersebut, kami beranggapan bahwa pembangunan bank sampah hanya untuk menghabiskan anggaran, ungkap Usman (ketua MMD)

Oleh karena itu, kami meminta kepada pihak DLH untuk bagaimana keberadaan bank sampah yang ada bisa segera dioperasikan, sehingga sampah yang menjadi permasalahan bisa teratasi.

Selain itu kami mempertanyakan keberadaan bank sampah yang terlalu jauh dari permukiman warga, sehingga masyarakat sulit mengakses bank sampah, imbuhnya.

selain menyampaikan aspirasi MMD menuntut kepada DLH antara lain: Kami meminta Dinas lingkungan hidup harus mengoptimalkan kinerja dalam pengelolaan sampah yang ada di kabupaten Sampang.

Kami meminta DLH segera mengoperasikan, melakukan pengawasan dan monitoring terhadap bank sampah (TPS-T)

Kami meminta DLH wajib menetapkan target pengurangan sampah dalam jangka waktu tertentu.

Pihak DLH sendiri memberikan ungkapanya yang di wakili oleh kabid kebersihan Akh Syarifuddin juga menyampaikan kalau pihak DLH sendiri sudah melakukan penanggulangan dan malakukan sosialisasi pada masyarakat dan kembali memberikan harapan pada MMD.

Dan memberikan penjelasan dengan adanya kendala pada pihak DLH selama ini melakukan pembenahan perihal apa yang jadi tuntutan teman-taman MMD dan karena kurangnya tenaga kerja di DLH sendiri. (ryn/far)

Facebook Comments