Dandim 0818 Dan Ketua DPRD, Sepakat Data Home Stay Dan Villa di Batu

0
317

Batu, BrataPos.com – Permendagri No.5 tahun 2007 tentang adanya kejahatan nasional yang tinggi, dibutuhkan kesadaran adanya aturan wajib lapor 1×24 jam. Penerapan itu dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang aman, guna mencegah ancaman terorisme.

Dandim 0818 Malang – Batu Letkol Inf Ferry Musawwad memberikan tanggapan disela-sela acara Halal Bihalal yang bertempat di Koramil Junrejo Batu Minggu, (22/7/18.

Menurutnya, Sebagai Kota wisata, Batu sangat rentan disusupi aliran radikalisme dan terorisme. Masih segar dalam ingatan, kejadian 9 november 2005 silam, tewasnya gembong teroris DR. Ashari di Perum Flamboyan, Kelurahan Songgokerto – Batu.

Agar kejadian itu tidak terulang, Pria asal Tulungagung ini mengimbau kepada tamu yang bermalam, harap segera lapor RT.

“Tamu wajib lapor atas kedatangannya di Desa / Kelurahan melalui RT, selambat lambatnya 1×24 jam untuk didata. Saat ini di Batu semakin menjamur berdiri Villa dan Home stay. Tempat-tempat seperti itu juga harus didata,” terangnya.

Lebih lanjut Ferry mengimbau, semua komponen masyarakat harus peka terhadap lingkungan masing-masing, jangan sampai terlena.

“Jika ada ancaman dan gerakan yang mencurigakan, segera laporkan Babinsa, Babinkamtibmas. Bantulah tugas TNI- Polri agar keamanan Batu tetap kondusif,” himbaunya.

Ditempat yang sama, Ketua DPRD Batu Cahyo Edi Purnomo punya pandangan yang sama. Menurut politisi PDIP itu, pendataan untuk tamu yang bermalam, wajib dilakukan.

“Contoh wisatawan yang mau masuk Balai Kota, sebaiknya dichek identitasnya. Jangan sampai terlalu longgar. Pakai One Gate System (satu pintu) yang dijaga Satpol PP, biar tidak kecolongan,” tandasnya.

Masih menurutnya, Batu sebagai Kota Wisata memberi kemudahan wisata untuk masuk melihat lihat Balai Kota. Namun kewaspadaan tetap harus diutamakan, agar tidak ada penyusup yang berpura pura jadi wisatawan, imbuhnya. (Ardian)

Facebook Comments