Perjuangan Tanpa Henti Demi Anak Istri

0
83

Surabaya, Bratapos.com,- Alih fungsi atau penggusuran pedagang aluminium di kawasan jalan Semarang yang akan dilakukan oleh Satpol PP mendapatkan penolakan keras dari Paguyuban Sebelas Pedagang Aluminium Surabaya (PEGAS), seperti yang diberitakan sebelumnaya.

Irvan Widyanto selaku Kepala Satuan Polisi (Kasatpol) PP Kota Surabaya menyatakan, akan tetap melakukan relokasi atau penggusuran para pedagang aluminium di kawasan jalan Semarang, Solusi dari Pemerintah Kota Surabaya, pedagang aluminium tetap direlokasi ke pasar dupak di lantai 2 dan harus tetap pindah dari Jl. Semarang red ” katanya.

Mendengar pernyataan Kasatpol PP, Pedagang aluminium dikawasan Jl. Semarang, dengan tegas menolak atas penggusuran yang akan dilakukan Satpol PP Kota Surabaya tanpa jelas peruntukannya.

“Warga atau pedagang aluminium menolak atas pembongkaran ini, Kalau memang dibongkar harus jelas peruntukanya. Kalau dilakukan relokasi, seharusnya sudah siap ditempati. dan tidak menyengsarakan para pedagang,” kata H. Saiful selaku koordinator pendamping pedagang aluminium.

Pernyataan penolakan juga dissampaikan olehssalah satu toko masyarakat “Sejak tahun 1960 para pedagang sudah di sana. Masyarakat juga mempunyai hak sebagai warga negara. Mohon dipertimbngkan, alasannya apa dibongkar. Pedagang meminta kepastian atas pegggusuran, jika tidak jelas peruntukannya kita menolak penggusuran ini, maka kami akan tetap bertahan sampai tuntutan kami dipenuhi,” tegas H. Muhammad.

Dalam hal ini para pedagang telah didampingi oleh Beberapa elemen masyarakat mengatasnamakan Keluarga Besar Rakyat Surabaya (KBRS) Perjuangan, untuk meminta kesediaan dari Tri Rismaharini selaku Walikota Surabya agar dapat menyempatkan waktu dan tempat guna menerima kunjungan dan pemaparan dariperwakilan pedagang sehinggamenemukan jalan terbaik untuk para pedagang almunium.

Namun sampai detik ini, Walikota Surabaya belum membalas surat teguran Beberapa elemen masyarakat dan organisasi di Surabaya terkait rencana penggusuran tersebut. (Bnd/irf)

Facebook Comments