Toko Mebel Ludes Terbakar

0
296

Sampang, Bratapos.com – Kebakaran hebat terjadi di Toko Mebel milik H. Saffar Abdullah di Jalan raya tanggumong kecamatan Sampang kabupaten Sampang. Salah satu saksi, H Safar Abdullah (pemilik) kejadian tersebut jam 09:42 WIB yang rumahnya di sekitar kejadian. Toko mebel mengaku awalnya mendengar suara bergemeretak dan api langsung merambat.

H Saffar Abdullah (pemilik) kemudian meminta tolong pada warga untuk memanggil Damkar Pemadam kebakaran, sebelum api mulai membesar  yang jarak dari lokasi kejadian tidak jauh kurang lebihnya 300 meter, tapi tidak ada orang stanbay ataupun petugas yang menjaga kantor sampai ketiga kalinya warga meminta pertolongan tapi masih belum ada tanggapan di karenakan sopir damkar tersebut tidak ada, jelasnya.

Hasil dari penyelidikan diduga penyebab kebakaran adalah korsleting listrik, tutur salah satu warga yg mengetahui kajadian tersebut kepada awak media Brata Pos Selasa (10/7/18) jam 10:45. IMG-20180711-WA0000

Menurut H saffar pemilik mebel di dalam gudang ada orang yang jaga menonton televisi, H saffar sempat panik dan kaget melihat api yang sudah membumbung tinggi melalap mebel miliknya tersebut. “Karena panik, mereka pun teriak dan meminta tolong warga,” terang dia.

Warga pun berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya sembari menunggu petugas damkar untuk api dipadamkan. “Beberapa warga juga sambil meminta pada petugas damkar untuk secepatnya datang ke lokasi,” Ujar H saffar.

H saffar menambahkan,” 5¬† unit mobil pemadam kebakaran langsung dikerahkan. Satu jam kemudian sampai semua terbakar habis karena kurangnya tanggapan dari petugas damkar,” keluhnya.

Beruntung api segera bisa dipadamkan setelah satu jam membara. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. “Kerugian materi diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 300 juta,” papar H Saffar pemilk mebel tersebut.

Api yang sulit dipadamkan, lanjut H safar disebabkan oleh banyaknya bahan yang mudah terbakar di dalam gudang. “Ada kayu-kayu, furniture, dan kayu siap olah untuk di jadikan mubiler sehingga agak sulit memadamkan api,” tukas dia.

Sementara itu, ketika di mintai keterangan adanya keterlambatan petugas Damkar ke lokasi oleh Kasi Ops damkar Maftuh mengatakan, “bukan telat mas karena tadi pas pergantian siip jadi di kantor hanya ada dua orang yang stanbay, saya menerima telpon jam 10:10 WIB kalau ada kebakaran,” kata dia (ryn/far)

Facebook Comments